Berita

Ilustrasi take off maskapai Lion Air/Net

Bisnis

Lion Air Berhentikan Karyawan Lokal Dan Asing Karena Sedang Susah

SENIN, 06 JULI 2020 | 22:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengurangan karyawan di tengah pandemik Covid-19 dilakukan oleh maskapai Lion Air Group. Setidaknya, pemutusan hubungan kerja dilakukan kepada tenaga kerja Indonesia dan asing.

Keputusan tersebut diakui karena perusahaan yang menaungi Lion Air, Wings Air, dan Batik Air ini tengah dalam kondisi sulit. Hal itu juga sekaligus meluruskan isu yang beredar bahwa Lion Air melakukan PHK kepada ribuan karyawannya.

"Lion Air Group sedang berada di masa sulit dan menantang akibat Covid-19. Covid-19 berdampak luar biasa yang mengakibatkan situasi penuh ketidakpastian," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7).


Pemberhentian karyawan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang.

"Keputusan berat tersebut diambil sebagai strategi mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemik Covid-19," lanjutnya.

Lion Air Group juga sebelumnya sudah berbicara dengan mitra usaha serta melakukan pemotongan pengahasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai persentase bervariasi. Semakin besar penghasilan, semakin besar nilai potongannya.

"Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan Maret, April, Mei, Juni tahun ini sampai waktu yang belum ditentukan," demikian Danang.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya