Berita

Presiden Joko Widodo bersama anggota Kabinet Indonesia Maju/Net

Politik

Tarik Ulur Reshuffle, Setelah Disiram Didinginkan Lagi

SENIN, 06 JULI 2020 | 21:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada pola menarik dalam isu politik yang tengah disajikan pemerintah, dalam hal ini dari pihak Istana.

Belakangan publik dipanaskan dengan ancaman perombakan kabinet yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet beberapa waktu lalu. Video mara-marahnya pun viral dan menuai perhatian publik.

Ancaman presiden tersebut disampaikan karena melihat kinerja pembantunya dalam penanganan pandemik Covid-19 yang belum beres. Padahal pemerintah sudah menggelontorkan triliunan rupiah untuk penanganan wabah corona.


Namun saat publik ramai membahas perombakan kabinet Indonesia Maju, termasuk partai politik pendukung pemerintah, Istana kembali menyampaikan statement yang mendinginkan.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dalam video unggahan Sekretariat Presiden menjelaskan reshuffle tak perlu dilakukan.

"Jadi kalau progresnya bagus, ngapain di-reshuffle? Tentunya dengan progres yang bagus ini, isu reshuffle tidak relevan, sekarang sudah bagus dan semoga bagus terus. Kalau bagus terus ya enggak ada isu, enggak relevan lagi reshuffle," kata Pratikno, Senin (6/7).

Merespons pernyataan dari Istana tersebut, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio melihat ada pola tarik ulur berkaitan dengan perombakan kabinet.

"Nah, tarik ulur reshuffle terjadi lagi. Setelah disiram, didinginkan, adem lagi, nanti panasin lagi, masukin microwave," demikian Hendri Satrio.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya