Berita

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Net

Nusantara

Ternyata Tim Pakar Tidak Terlibat Dalam Rencana Produksi Massal Kalung Anti Corona

SABTU, 04 JULI 2020 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Usai melakukan penelitian, Kementerian Pertanian bakal memproduksi kalung anti virus corona yang disebut-sebut bisa menangkal infeksi SARS-CoV-2 atau virus corona jenis baru (Covid-19).

Namun sayangnya, rencana ini tidak dikoordinasikan bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, selaku pihak yang menangani persoalan bencana non alam ini.

Begitulah hasil konfirmasi Kantor Berita Politik RMOL saat menghubungi Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Wiku Adisasmito, Sabtu (4/7).


"Tim pakar tidak terlibat dalam penelitian tersebut (produksi kalung antivirus corona)," ujarnya singkat.

Namun, saat ditanya lebih lanjut terkait bahan dasar yang dipergunakan untuk pembuatan kalung antivirus corona, Wiku enggan menjabarkannya secara klinis.

Karena menurutnya, segala bentuk imunisasi buatan untuk kekebalan tubuh manusia dan mematikan virus corona harus diuji secara mendalam secara ilmiah.

"Saya enggak berani untuk menginterpretasikan itu (bahan dasar kalung antivirus corona). Silahkan tanya pada mereka langsung tentang fakta ilmiahnya, apa dan apa bukti literatur ilmiahnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa pihaknya siap memproduksi massal kalung antivirus corona dalam waktu dekat.

Ia menjelaskan, bahan dasar dari pembuatan antivirus tersebut bersifat ilmiah, yaitu berbahan eucalyptus atau kerap disebut juga pohon kayu putih.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya