Berita

Presiden RI, Joko Widodo marah saat rapat kabinet bersama para menteri/Ist

Politik

Delay Unggah Video Marah-marah, Pengamat: Jokowi Sedang Cek Ombak Tapi Risikonya Jadi Bahan Guyonan

JUMAT, 03 JULI 2020 | 19:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada upaya cek ombak yang sedang dilakukan Presiden Joko Widodo sebelum benar-benar melakukan reshuffle kabinet.

Hal itu tercermin dalam keputusan mempublikasi video pidato presiden selang 10 hari setelah sidang kabinet bersama para menterinya.

"Bisa diduga bahwa presiden serius ingin melakukan reshuffle kabinet tetapi dengan melihat respons publik terlebih dahulu," kata pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/7).


Keputusan tersebut tentu memiliki risiko bagi istana. Ketika unggahan video kemarahan presiden tak berdampak apapun, kata Igor, akan ada krisis kewibawaan presiden itu sendiri.

"Akan ada krisis kewibawaan dari presiden, yang berujung pada guyonan, sindiran, bahkan hujatan kepada kepala negara. Di sini reputasi Jokowi sebenarnya dipertaruhkan," tegasnya.

"Jadi, di-publish-nya video itu harus dapat mencerminkan keinginan kuat presiden menggunakan hak prerogatifnya melakukan reshuffle kabinet untuk perbaikan kinerja kabinet di periode keduanya ini," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya