Berita

ekonom Universitas Airlangga (Unair), Wasiaturrahma/Net

Politik

Masalah Klasik Lapangan Kerja Dan Pemulihan Ekonomi Bisa Teratasi Lewat RUU Cipta Kerja

RABU, 01 JULI 2020 | 00:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan lapangan kerja yang selama ini jadi masalah bagi pekerja Tanah Air bisa terselesaikan bila pemerintah dan DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) yang kini dalam pembahasan.

Sebab dalam RUU tersebut, ada kemudahan dalam berinvestasi. Hal ini tentu akan berdampak positif di mana Indonesia sedang kesulitan di tengah pandemik Covid-19.

"Saat investor masuk, akan terbuka lapangan kerja. Sektor-sektor yang terdampak karena Covid-19 akan kembali bergerak. Ini salah satu tujuan RUU Cipta Kerja," kata ekonom Universitas Airlangga (Unair), Wasiaturrahma, Selasa (30/6).


Rahma mengatakan, untuk membuka lapangan kerja dan mendorong ekonomi segera bangkit pasca Covid-19, pemerintah harus membuka keran investasi. Sementara itu, kemudahan investasi di suatu negara menjadi pertimbangan bagi para investor.

"Ketika investasi masuk, bisnis akan tumbuh. Otomatis butuh banyak tenaga kerja. Saat masyarakat bekerja kembali, tingkat konsumsi akan terjaga dan mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Di sisi lain, perekonomian dunia kini sedang terpukul karena Covid-19. Banyak investor besar meninggalkan negara ramah investasi seperti India dan China akibat pandemik. Hal ini tentu bisa menjadi momentum untuk dimanfaatkan Indonesia dalam memulihkan ekonomi.

"Ini peluang agar investor-investor mengalihkan perhatiannya ke Indonesia dan berperan dalam pemulihan ekonomi," tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya