Berita

Dubes Wahid Supriyadi menyerahkan Surat Tauliah dari Presiden Joko Widodo kepada Konsul Kehormatan RI di Vladivostok, Anton Zubko/Ist

Dunia

Presiden Jokowi Tunjuk Pengusaha Rusia Jadi Konsul Kehormatan RI Di Vladivostok

SENIN, 29 JUNI 2020 | 23:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Anton Aleksandrovich Zubko sebagai Konsul Kehormatan RI di Vladivostok, Rusia. Nantinya, Anton Zubko akan memiliki cakupan wilayah kerja di Timur Jauh Rusia yang meliputi Primorsky Krai, Khabarovsky Krai, Kamchatsky Krai, dan Sakhalinskaya Oblast.

Peresmian Anton Zubko sebagai Konsul Kehormatan RI ditandai dengan acara penyerahan Letter of Commission atau Surat Tauliah yang ditanda tangani Presiden Jokowi dan Exequatur dari Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia kepada Anton Zubko oleh Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, di KBRI Moskow (29/6).

“Menimbang bahwa sudah selayaknya dan sangat perlu di Vladivostok, Federasi Rusia, ditempatkan seseorang yang cakap untuk mewakili saya dalam memperhatikan dan mengurus kepentingan negara dan warga negara Republik Indonesia. Saya menaruh kepercayaan dan keyakinan penuh atas kejujuran, kesetiaan, dan kecakapan Tuan Anton Aleksandrovich Zubko,” demikian kutipan Surat Tauliah dari Presiden Joko Widodo.


Dalam acara peresmian yang juga dihadiri seluruh jajaran KBRI Moskow, Dubes Wahid berharap keberadaan Konsul Kehormatan RI di Vladivostok lebih mempererat dan meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan Rusia, khususnya dengan wilayah Timur Jauh Rusia.

“Potensi kerja sama Indonesia dan Rusia sangat besar. Rusia sangat luas dan Vladivostok cukup jauh dari Moskow. Kehadiran Konsul Kehormatan RI di Vladivostok sangat tepat untuk mendukung pengembangan kerja sama Indonesia dengan wilayah Timur Jauh Rusia,” ujar Dubes Wahid.

Nantinya, dukungan Konsul Kehormatan ini ditekankan untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, dan budaya, termasuk melindungi dan mengayomi WNI di wilayah Timur Jauh Rusia.

Anton Zubkov merupakan pengusaha jaringan restoran dan kafe di Vladivostok, serta ekspor-impor produk makanan dari dan ke kawasan Asia Pasifik. Dalam 5 tahun terakhir, jaringan kafe miliknya telah memasok biji kopi dari Indonesia secara reguler. Anton Zubkov yang pernah menempuh pendidikan di Australia, banyak mengetahui tentang Indonesia dan beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Secara geografis, Indonesia lebih dekat ke Vladivostok dibanding ke Moskow. Sejumlah produk Indonesia pun masuk pasar Rusia melalui Vladivostok, seperti kopi dan bir. Tidak hanya itu, banyak warga Rusia dari wilayah Timur Jauh Rusia melalui Vladivostok yang berwisata ke Indonesia, khususnya Bali. Berdasarkan catatan KBRI Moskow, terdapat 56 WNI di wilayah Timur Jauh Rusia termasuk 35 orang di antaranya di Vladivostok yang sebagian besar adalah mahasiswa.

“Sudah waktunya Indonesia jadikan Vladivostok sebagai pintu masuk produk Indonesia ke wilayah Timur Jauh Rusia,” demikian Dubes Wahid.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya