Berita

Ilustrasi/Net

Rumah Kaca

Puisi: Ajari Aku Bagaimana Berbangga

SENIN, 29 JUNI 2020 | 23:26 WIB

BAGAIMANA aku berbangga?
Gemah ripah loh jinawi tidak merata dan tidak terasa
jurang kesenjangan tampak teramat lebar menganga.

Yang papa kian terpuruk, mengais hingga mencuri
yang berlimpah membusungkan dada tak peduli banyak hati tersakiti.

yang berlimpah membusungkan dada tak peduli banyak hati tersakiti.

Masih bolehkah aku berbangga?

Ketika hutan hujan nan hijau mengangkasa jadi lautan asap dan api
nama nusantara seburuk-buruknya membahana seantero jagat bumi.

Dielukkan negara-negara maju sebab ini
tangan terbuka menerima sampah serupa bahaya merkuri.

Tak sanggup lagi aku berbangga.

Hidup seirama dengan corona, mengalah
mengiyakan titah new normal, untuk ke pasar juga ke sekolah.

Iri mendengar Ho Chi Minh dan Hanoi tidur dengan nyenyak
melambai goodbye tanpa takut pandemi kembali menyalak.

Pantaskah aku berbangga?

Perang kata seolah tak peduli logika dan nilai agama
yang memihak dan yang tidak memihak menjauh dari nurani dan asa.

Terlalu banyak intrik, kepalsuan, dan kebohongan
hingga rakyat tak mampu lagi meraba kebenaran.

Bilakah aku kembali berbangga?

Hukum belum juga memaknai keadilan bahkan kian ternoda
tang ting tung apakah pantas dua belas tahun atau hanya satu tahun penjara.

Ribuan orang boleh saja mengungkap data fakta bahkan bukti
Tapi semua buram dan terkalahkan oleh tirani yang hakiki.

Akankah aku berbangga?

Masih banyak anak bangsa saling bergandeng tangan menajamkan nurani dan intuisi
setapak demi setapak memperbaiki kerusakan di sana sini.

Menghabiskan tenaga dan waktu berbuat sesuatu walau harus terluka di jalan terjal berliku
karena tak akan ada perubahan tanpa memulai langkah satu demi satu.

Ajari aku bagaimana berbangga.

Mengokohkan diri di jalan kebaikan lalu menebar manfaat seluas semesta
mengubur kepalsuan, kemalasan, kesombongan, dan kebodohan dalam kotak jingga.

Mengendapkannya ke dasar samudera tanpa sekali pun berpikir untuk membuka
karena anak bangsa ini memilih maju membawa garuda terbang merdeka.

Tuhan, izinkan aku berbangga.

Untuk tegar melewati setiap ujian dan menghadirkan hikmahnya ke dalam jiwa
cukup sudah menangis dan menyesali, ini saatnya membuka mata.

Mencium bunga mekar dan semilir angin saat penghujung gerimis di beranda rumah
aku kan melangkah seiring bismillah.

Kini aku mulai merasa bisa berbangga.

Tanah Air tempat napas bersatu dengan raga selalu kupuja
Ibu Pertiwi tak boleh lagi menangis lara.
Lelahku, lelahmu, lelah kita, semoga menjadi sinergi mahadaya
Untuk Indonesia sejahtera dan bumi yang selalu menjaga anak bangsa.

Puisi karya Ovi Shofianur, wartawan Farah.id, yang dibacakan penulis dalam Lomba Baca Puisi yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) secara virtual, Minggu, 28 Juni 2020. Lomba Baca Puisi yang diikuti 43 peserta itu dicatat sebagai rekor dunia oleh Museum Rekor Indonesia-Dunia (MURI).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya