Berita

Dua warga Jepara melakukan ritual topo pepe sebagai bentuk keprihatinan mereka atas peningkatan kasus Covid-19 di wilayah tersebut/RMOLJateng

Nusantara

Prihatin Kasus Covid-19 Di Jepara Terus Naik, Warga Lakukan Ritual Tope Pepe

SENIN, 29 JUNI 2020 | 16:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rasa prihatin atas makin merebaknya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Jepara membuat dua warganya rela melakukan ritual topo pepe.

Adalah Zakaria Ansori dan Abdi Munif, pemerhati sosial dan budayawan, yang melakukan ritual topo pepe atau duduk bersila sembari berjemur di bawah terik matahari pada Senin siang (29/6).

Ritual ini diawali di Ari-ari Kartini, Kecamatan Mayong dan diakhiri di Alun-alun Jepara 1.


Mereka menyikapi keprihatian atas kasus Covid-19 di Jepara yang terus naik dalam satu bulan terkahir. Aksi diawali dengan mandi taubat, shalat sunnah, lalu membaca istighfar dan salawat sambil mengelilingi alun-alun. Terakhir membaca manaqib di bawah tiang bendera alun-alun Jepara.

"Dengan ritual ini, kami mengajak masyarakat agar tidak takut, tetapi jangan menyepelekan (Covid-19). Terlepas dari konspirasi, nyatanya penyakit itu ada," ungkap Abdi Munif, usai melakukan ritual, dilansir Kantor Berita RMOLJateng.

Menurutnya, sejauh ini, belum ada langkah yang efektif dari Pemkab Jepara dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Di lain pihak, masyarakat sangat abai meski tenaga kesehatan terus berguguran menghadapi kasus ini. Apalagi, istrinya bekerja sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas 1 Mayong.

"Penerapan protokol masih rendah dan tidak ada sanksi tegas pemerintah," keluhnya.

Zakaria Anshori menambahkan, pihaknya meminta Pemkab Jepara bertindak arif dan cepat. Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang sudah memiliki payung hukum, harus segera dilaksanakan dengan tegas.

"Anggaran yang telah direalokasikan Pemkab Jepara untuk penanganan Covid-19 juga segera dilaksanakan," pinta Zakaria.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya