Berita

Aksi kepedulian sejumlah mahasiswa asal Rembang yang membagikan masker batik secara gratis ke masyarakat/RMOLJateng

Nusantara

Cara Kreatif Mahasiswa Dalam Mempromosikan Batik Lasem Di Tengah Pandemik

SENIN, 29 JUNI 2020 | 12:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Siapa sangka, meski terbuat dari sisa potongan kain, masker hasil karya mahasiswa Udinus Semarang ini mampu berdayaguna dalam mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk mempromosikan batik Lasem kepada masyarakat.

Bekerja sama dengan 'Ningrat Batik' Desa Sumbergirang, Kecamatan Lasem, Rembang, para mahasiswa ini melakukan sebuah aksi kepedulian agar penyebaran virus corona baru ini tak terus meluas.

Perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus, Mohammad Faisol Rifai mengatakan, masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Terutama menyasar kaum remaja yang sedang nongkrong di warung kopi atau warga tidak mengenakan masker.


"Target pembagian masker adalah warung kopi yang banyak remaja berkerumun. Mereka yang nggak pakai masker, kita kasih masker gratis,” ungkap Faisol, Sabtu (29/6), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Pemuda warga Desa Japeledok Kecamatan Pancur Rembang ini menambahkan, kegiatan tersebut bermula dari rasa keprihatinan karena banyak kawula muda berkerumun dan tidak memakai masker.

Selain itu, ia bersama rekan-rekannya juga ingin membantu mempromosikan batik tulis Lasem, meski dalam bentuk masker.

"Saya melihat banyak remaja seusia saya masih banyak yang berkerumun, dan mereka juga tidak mengenakan masker padahal sudah diimbau berulangkali. Kalau bentuk baju biasanya kan dipakai saat acara formal saja. Harapan kami, ketika dikasih masker batik, dapat dipakai setiap saat,” imbuhnya.

Selain dengan membagikan langsung masker batik, Faisol juga aktif melakukan kampanye melalui media sosial Instagram, dengan cara menyebarluaskan tagar #BatikLasemKece.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya