Berita

Warga yang sedang berbelanja di Lumbung Pangan Jatim/Net

Nusantara

Sambut New Normal, Lumbung Pangan Jatim Sudah Punya Akses Belanja Online

SENIN, 29 JUNI 2020 | 09:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Era new normal membuat pemerintah dan masyarakat Jawa Timur selalu berinovasi memanfaatkan teknologi. Salah satunya dengan membuat dobrakan baru bagi layanan Lumbung Pangan Jatim.

Sebagai Pasar Modern Terbaik tingkat nasional yang dinobatkan oleh Kementerian Dalam Negeri, Lumbung Pangan Jatim melakukan inovasi di tengah pandemik Covid-19.

Mulai pekan ini, warga Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu tidak perlu repot dan khawatir karena Lumbung Pangan Jatim sudah memiliki akses belanja online.


Gubernur Jawa Timur, Khofifat Indar Parawansa mengatakan, perluasan layanan Lumbung Pangan Jatim juga bisa dijadikan sebagai edukasi masyarakat untuk beradaptasi di era new normal. Di mana warga bisa berbelanja dengan mudah, murah, dan melimpah di rumah.

"Di era new normal, kita ingin agar masyarakat bisa mendapatkan akses sembako murah dan melimpah cukup dari rumah saja. Bahkan kalau bisa kita juga ingin agar semangat Lumbung Pangan Jatim ini juga bisa ditiru oleh pelaku usaha yang lain," papar Khofifah seperti keterangan tertulis pada Senin (29/6).

"Sejak akhir minggu kemarin, uji coba Lumbung Pangan di Malang Raya sudah kami lakukan. Malang Raya menjadi sasaran perluasan karena tim kami sempat survei di media sosial ternyata yang banyak permintaan adalah di Malang Raya," lanjutnya menjelaskan.

Sesuai dengan misinya, Lumbung Pangan Jatim bisa diakses secara online melalui website https://lumbungpanganjatim.com/. Pembayarannya pun bisa menggunakan transfer bank.

Warga Malang Raya juga bisa memesan produk dengan sistem bayar di tempat (COD) melalui WhatsApp di nomor 0811-334-0033. Kedua sistem belanja ini gratis biaya pengiriman hingga ke alamat pemesan.

Untuk sementara ini, pemesanan belanja sembako murah akan dikirimkan langsung dari Jatim Expo Surabaya menuju Malang Raya menggunakan jasa pengiriman PT Pos Indonesia.

Sama dengan sistem yang diberlakukan di Surabaya Raya, di Malang Raya juga berlaku sistem minimal pembelian. Di mana pemesanan sembako murah dengan harga di bawah pasar bisa dilakukan dengan minimal pembelian Rp 60 ribu, dan maksimal berat pembelanjaan adalah 20 kilogram.

“Kami berharap fasilitas Lumbung Pangan Jatim ini akan membantu masyarakat dalam beradaptasi di era new normal. Dan tentunya kami berharap masyarakat termudahkan aksesnya pada bahan pangan murah dengan ketersediaan yang sangat cukup," ujar Khofifah.

"Saya kembali ingatkan jangan ada aksi memborong,” tegasnya mengingatkan.

Sementara itu, dari data sejak dibuka pada 21 April 2020 hingga 27 Juni 2020, transaksi penjualan Lumbung Pangan Jatim untuk 15 item bahan pangan di Lumbung Pangan Jatim sudah tembus Rp 7 miliar.

Meski sudah memiliki layanan online, Lumbung Pangan Jatim juga masih bisa diakses secara offline di Jatim Expo hingga 21 Juli 2020.

Layanan offline sendiri diberlakukan dengan protokol kesehatan yang ketat seperti pembatasan pengunjung, pengecekan suhu tubuh, wajib masker, hingga penerapan aturan jarak sosial.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya