Berita

Polda Metro Jaya saat mendapat penghargaan dari FBI/Net

Publika

Sebuah Catatan Untuk FBI Di Amerika Serikat Sana

SENIN, 29 JUNI 2020 | 07:46 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

PEKAN lalu, sebuah acara pemberian penghargaan berlangsung di Markas Polda Metro Jaya, pada pekan lalu.

Polda Metro Jaya menerima 2 penghargaan sekaligus karena berhasil mengungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur serta menangkap buronan FBI, Russ Albert Medlin.

Penghargaan yang diterima Polda Metro antara lain dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta dari pihak FBI.


Dua penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana dan Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Roma Hutajulu.

"Kami dari Kementerian PPPA memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi demikian juga keberhasilan aparat penegak hukum Polda Metro Jaya dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual demikian juga terkait tindak pidana perdagangan anak," kata Menteri PPPA, Ayu Bintang kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/6).

Penghargaan kedua yang juga diterima langsung oleh Kapolda yakni penghargaan dari pihak FBI. Mr John Kim yang menjabat sebagai legal attache FBI yang memberikan penghargaan tersebut.

Apa yang menarik untuk diulas?

Tentu soal FBI.

Semua orang di dunia harus mengakui kehebatan FBI.

Tapi kita sebagai bangsa Indonesia, justru bangga karena sudah sangat sering kepolisian di Indonesia membantu FBI menangkap buron-buron mereka yang ternyata sembunyi di Indonesia.

Reskrimsus Polda Metro Jaya, termasuk yang sangat berperan menangkapi buron-buron yang dikejar FBI selama bertahun tahun.

Setelah membaca informasi tentang pemberian penghargaan FBI kepada Polda Metro Jaya, saya justru berharap FBI bisa lebih murah hati.

Jangan cuma memberi selembar piagam penghargaan kepada polisi polisi di Indonesia yang sudah berprestasi membantu FBI.

Tapi berilah kesempatan kepada lebih banyak polisi-polisi Indonesia untuk mendapat pendidikan FBI guna meningkatkan kemampuan mereka.

Kalau cuma diberi selembar piagam penghargaan, tidak sebanding dengan kerja keras dan kerja hebat polisi Indonesia.

Ini perlu menjadi catatan dan bahan pertimbangan untuk Chris Wray sebagai Direktur beserta seluruh jajaran FBI di AS.

Penulis adalah wartawan senior


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya