Berita

Ilustrasi penyemprotan nyamuk/Net

Nusantara

Di Tengah Pandemik Covid-19 Kasus DBD Tak Kalah Tinggi, Ada 100 Sampai 500 Kasus Perhari

SENIN, 29 JUNI 2020 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saat ini semua pihak fokus pada penanganan wabah Covid-19 di mana angka kasus terus bertambah setiap harinya. Saat ini, Indonesia mencatat lebih dari 54 ribu orang yang positif Covid-19. Selain Covid-19, Indonesia juga tengah menghadapi kasus Tuberkulosis (TBC) yang juga sangat tinggi. Bahkan Kematian karena TBC sepanjang 2020, mencapai 98 ribu jiwa.

Begitu juga dengan penyakit lainnya seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan HIV/AIDS yang memiliki angka yang perlu diwaspadai di tengah pandemik Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengajak masyarakat agar tidak mengabaikan penyakit-penyakit yang tak kalah bahayanya dengan Covid-19 itu.


"Sangatlah berbahaya jika ditengah pandemi Covid-19 ini, kita abai terhadap wabah penyakit lain yang juga mengakibatkan banyak kematian," kata Rahmad, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/6).

Covid-19, sama juga dengan penyakit lainnya, harus mendapat perhatian khusus. Masyarakat tidak boleh lengah dan harus mau mengikuti kebijakan pemerintah. Ia mencontohkan wabah DBD yang nyaris setiap tahun meningkat, padahal kematian yang ditimbulkan sebenarnya dapat dicegah.

"Mencegah penyakit DBD itu kan tidak terlalu sulit. Cukup dengan melakukan bersih-bersih sarang nyamuk di lingkungan masing-masing. Tapi kalau himbauan untuk bersih-bersih itu pun tidak dilakukan, ya penyakit bisa datang," ujar Rahmad, dikutip dari laman DPR.

Data dari Kemenkes, hingga Juni 2020 di Indonesia jumlah kasus DBD mencapai 68 ribu. Saat ini ditemukan antara 100-500 kasus perhari.  Angka kematian jauh lebih tinggi dibandingkan virus corona.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan penambahan kasus DBD masih terjadi cukup banyak hingga bulan Juni.

''Kita melihat sampai saat ini kita masih menemukan kasus antara 100 sampai 500 kasus perhari (dari 10 Januari 19 Juni 2020). Kalau kita melihat jumlah kasus ada 68 ribu kasus DBD di seluruh Indonesia,'' katanya di Gedung BNPB, Senin (22/6) lalu, dikutip dari laman Kemenkes.

Pencegahan dilakukan bukan oleh perorangan, tetapi perlu kerja sama semua pihak. Utamanya dari masyarakat di lingkungan terdekat, sekitaran tempat tinggal misalnya. Rahmat mengatakan, berbagai jenis wabah dan penyakit hanya bisa dilawan dengan cara bergotong-royong. Masyarakat mengikuti protokol kesehatan dan bersama pemerintah menjalankan program gerakan masyarakat hidup sehat.

Data dari Kementerian Kesehataan, hingga Juni 2020 penderita TBC di Indonesia mencapai 845 ribu kasus dengan angka kematian mencapai 98 ribu jiwa, jumlah ini meningkat jika dibanding tahun sebelumnya.

Sementara data dari TBIndonesia.or.id, pada 2018 ada 845 ribu kasus TBC dan 93 ribu meninggal. Tingkat kematian akibat TBC mencapai 60 persen, sementara tingkat kematian akibat virus Corona hanya berkisar 3-5 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya