Berita

Joko Widodo dan Prabowo Subianto bersama wartawan di Istana Negara/Repro

Politik

Arief Poyuono Mengutip Kesaksian Prabowo Subianto, Yang Mau Jatuhkan Jokowi Otaknya Di Dengkul

SABTU, 27 JUNI 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono mengutip kesaksian Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo berjuang demi kepentingan rakyat.

“Saya bersaksi bahwa Jokowi berjuang demi kepentingan bangsa, negara, rakyat. Saya melihat dari dekat cara pengambilan keputusan beliau, dasar pemikiran beliau itu keselamatan rakyat yang paling miskin dan lemah,” demikian kesaksian Prabowo yang dikutip Arief Poyuono dalam twitnya beberapa waktu lalu.

Kepada redaksi, Arief Poyuono yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan ia mengutip kesaksian Prabowo agar dibaca kembali oleh para pendukung Prabowo Subianto dalam pilpres lalu yang disebutnya sebagai kelompok kadrun.


Arief Poyuono mengatakan, kelompok kadrun inilah yang ingin menjatuhkan Jokowi antara lain dengan mengembangkan isu kebangkitan komunisme dan PKI.

“Kok mau memakzulkan Jokowi ya. Otaknya (yang mau menjatuhkan Jokowi) di dengkul,” ujar Arief Poyuono.

Arief Poyuono juga mengatakan, pernyataan keras yang disampaikannya itu tidak dimaksudkan untuk mendapatkan jabatan dari pemerintahan Jokowi.

“Dibilang aku nyari jabatan komisaris BUMN, jabatan di pemerintahan. Hidup saya sudah cukup untuk ukuran saya yang saya dapat dari Tuhan dan banyak banget kerjaan saya tiap hari,” ujarnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya