Berita

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah/Net

Politik

Ahmad Basarah: Bu Mega Arif Dan Bijaksana Sikapi Pembakaran Bendera PDIP

SABTU, 27 JUNI 2020 | 03:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penyampaian pendapat hingga kritikan yang mencuat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dinilai sebagai hal yang lumrah.

Akan tetapi hal itu menjadi berbeda bila kritikan dan protes disampaikan dengan cara yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.

"PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih atas segala kritik dan masukan serta koreksi yang telah disampaikan oleh semua pihak atas RUU HIP ini. Yang tidak dibenarkan, pengunaan hak demokrasi dilakukan dengan cara kekerasan dan fitnah yang tidak dapat dibuktikan, berpotensi menjadi perbuatan tindak pidana dan dapat mengaburkan substansi permasalahan yang sedang kita bahas," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah dalam keterangannya yang diterima redaksi, Jumat (26/6).


Sejauh ini, ia mengaku partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini kerap mendapat fitnah yang tak berdasar dan tidak disertai dengan bukti valid. Salah satu tuduhan yang kerap dilontarkan yakni tuduhan PDIP sebagai partai komunis.

Namun beragam fitnah, hingga yang terbaru, yakni adanya pembakaran bendera PDIP disikapi Megawati dengan tegas, arif, serta bijaksana.

"Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri telah merespons dengan cara yang tegas, namun arif bijaksana dengan mengeluarkan perintah harian kepada segenap kader-kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia. Baik pada level pengurus partai mulai dari DPP hingga pengurus anak ranting," kata Ahmad Basarah.

"Bu Mega telah mengingatkan segenap kader PDI Perjuangan untuk memegang teguh Pancasila sebagai suluh perjuangan dalam menghadapi setiap ancaman dan masalah kebangsaan yang muncul," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya