Berita

Polisi mengepung rumah tersangka teroris di Koxhaj, sekitar 30 kilometer barat ibukota, Tirana/Net

Dunia

Serukan Pembunuhan Terhadap Orang Israel, Pria Di Albania Dijebloskan Dalam Sel Keamanan Tingkat Tinggi

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 06:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria Albania telah ditangkap karena diduga menggunakan media sosial untuk menyerukan pembunuhan orang Israel.

Lelaki berusia 39 tahun itu ditangkap di rumahnya di desa Koxhaj, setelah penyelidikan berlangsung berminggu-minggu. Perintah penyelidikan terhadap pria ini telah diluncurkan pada Januari 2020 oleh Direktorat Anti-Teror Albania.

Tersangka telah didakwa dengan pelanggaran terorisme dan kejahatan rasial dan telah ditahan dalam sel ‘keamanan tingkat tinggi’.


Tuduhan yang dijatuhkan kepadanya adalah hasutan dan propaganda untuk melakukan tindakan niat teroris. Jika nanti ia terbukti bersalah, maka ia akan dijerat hukuman 10 tahun penjara.

Sejauh ini, Albania dan Kosovo telah memperkuat undang-undang anti-teror dalam lima tahun terakhir.

Pada tahun 2018, Pengadilan Kosovo memvonis delapan orang atas tuduhan terorisme karena merencanakan serangan terhadap tim dan pendukung sepak bola nasional Israel. Saat itu, polisi menangkap 19 orang dengan tuduhan memiliki hubungan dengan jaringan teroris ISIL.

Mereka diduga merencanakan serangan di Kosovo dan Albania pada November 2016, termasuk  terhadap tim sepak bola nasional Israel. Serangan itu telah dikoordinasikan dengan dua Albania di Suriah pertempuran dengan Negara Islam.

Menurut para pejabat, para tersangka melakukan kontak dengan anggota ISIL, yang menyatakan diri ‘komandan Albania di Suriah dan Irak’.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya