Berita

Petugas Dishub Kota Bandung memasang rambu pengalihan arus lalu lintas/Istimewa

Nusantara

Bukan Karena Ada Peningkatan Kasus, Sejumlah Ruas Jalan Di Bandung Kembali Ditutup

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota Bandung kembali menutup sejumlah ruas jalan di pusat kota. Penutupan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot untuk memutus mata rantai penyebaran virus coron baru (Covid-19) secara maksimal.

Ruas jalan yang ditutup adalah Jalan Merdeka, Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, dan Jalan Ir H Juanda. Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, penutupan sejumlah jalan dilakukan untuk membatasi aktivitas warga. Hal tersebut berkaitan dengan upaya Pemkot Bandung memutus rantai penyebaran virus corona.


“Kami hanya ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa kita ini masih di zona kuning. Pandemik Covid-19 ini belum selesai. Jadi butuh kehati-hatian, kewaspadaan,” tegas Yana, Rabu malam (24/6).

Kendati demikian, Yana memastikan, penutupan jalan-jalan tersebut bukan karena adanya peningkatan kasus terpapar Covid-19. Dirinya mengklaim jika penyebaran Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali.

“Penyebaran Covid-19 di Kota Bandung terkendali. Kalau kita lihat di beberapa negara ada kekhawatiran di gelombang kedua, maka dari itu butuh meningkatkan kewaspadaan kita,” ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo menegaskan, penutupan dilakukan untuk kepentingan bersama. Penutupan jalan bukan mempersulit masyarakat.

“Kita peduli terhadap situasi yang ada. Pertimbangan-pertimbangan yang disampaikan pak wakil walikota, kita tindaklanjuti. Perkembangannya akan selalu dievaluasi,” tuturnya.

“Selama ini, PSBB sifatnya adalah kemanusiaan. Sehingga kami selalu memberi imbauan dan tidak memberikan sanksi. Tetapi kami sangat berharap muncul juga kesadaran dan disiplin masyarakat itu sendiri,” imbuh Catur.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya