Berita

Wakil Ketua DPRD DKi, M. taufik (dua dari kanan) usai temui Appgindo/RMOL

Nusantara

Tampung Keluh Kesah Pengusaha Pernikahan, DPRD DKI Usulkan Resepsi Pernikahan Dibolehkan

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 02:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seiring dengan menurunnya kasus virus Corona baru (Covid-19) dan pelonggaran aktivitas di Ibukota, Asosiasi Pengusaha Pernikahan dan Gaun Indonesia (Appgindo) meminta agar Industri pernikahan dapat kembali diperbolehkan.

Oleh karena itu, Appgindo Rabu (24/6) mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta untuk melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPRD DKI, Muhammad Taufik.

Menanggapi permintaan Appgindo, tersebut, Taufik mengatakan dirinya akan mengusulkan hal itu kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tujuannya agar roda perekonomian khususnya industri pernikahan bisa kembali bergeliat.


"Saya kira baik ya usulannya dari kawan-kawan (pengusaha wedding) untuk diberikan kesempatan di dalam masa Covid ini , bisa kembali dibuka. Secara bertahap," ungkapnya pada Rab (24/6).

"Tadi saya sampaikan bahwa saya akan teruskan kepada pak Gubernur karena DKI rencananya diakhir bulan ini juga akan memperlebar (aktivitas)," sambungnya.

Aktivitas yang dimaksud politisi Partai Gerindra itu adalah memperlebar kapasitas kegiatan yang semula hanya boleh 50 persen dari situasi normal jadi 75 persen. Selain itu Pemprov DKI juga berencana akan memperlebar jenis usaha yang boleh dibuka.

"Kita usulkan nanti WO (wedding Organizer) ini boleh dibuka dengan sarat protokol kesehatan dilakukan, kawinnya lebih teratur," kata Taufik.

Menurutnya, pembatasan untuk industri pesta pernikahan dilakukan karena banyak resepsi pernikahan di kampung-kampung tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Dirinya berharap, Appgindo dapat turut serta mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat di perkampungan secara masif

"Kalau soal positif atau reaktif bertambah itu karena usaha pemerintah aktif melakukan uji swab. Insyaallah kalau RT nya akhir bulan sampai 0,5 saya kira makin dibuka lebar jenis usaha yang boleh dan kapasitas, karena ini juga perlu lah untuk income DKI," tandas Ketua Gerindra Jakarta itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya