Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berdialog dengan pengemudi ojek online/RMOL

Nusantara

Ariza Pastikan Penataan Stasiun Terpadu Di DKI Jakarta Berjalan Baik

RABU, 24 JUNI 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Kementerian BUMN telah menata empat kawasan stasiun sebagai bentuk perwujudan penyelenggaraan transportasi yang terintegrasi.

Adapun empat stasiun terpadu tersebut adalah Stasiun Tanah Abang, Stasiun Senen, Stasiun Juanda, dan Stasiun Sudirman.

Untuk memastikan hasil penataan berjalan dengan baik, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meninjau Stasiun Juanda pada Rabu (24/6).


“Alhamdulillah tadi saya mengecek apa yang sudah ditata, pedestriannya, flow nya, aliran (jalan orangnya), kemudian angkutannya , bajajnya, ojek pangkalan, ojek online dan penataan daripada UMKM nya sudah ada dan berlangsung dengan baik,” kata Ariza, dilansir dari Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (24/6).

Orang nomor dua di ibukota itu memastikan, bahwa penataan stasiun tersebut dapat memberi manfaat, baik bagi pengguna moda transporasi dan juga kepada para pekerja di lingkungan stasiun.

“Alhamdulillah tadi saya dengar dari ojek semua lebih adil. Menurut mereka lebih enak ngantrinya juga sesuai dengan antrean. Jadi, saya kira ini suatu penataan yang baik,” sambungnya.

Setelah penataan kawasan empat stasiun terintergrasi tahap I ini, Ariza mengatakan Pemprov DKI dan Kementerian BUMN akan melanjutkan penataan kawasan terintegrasi di lima stasiun lainnya.

“Sesuai dengan apa yang Pak Gubernur harapkan, nanti semua stasiun di Jakarta akan ditata seperti ini lebih baik lagi. Di Stasiun Palmerah, di Stasiun Manggarai, di Stasiun Tebet, di Stasiun Jakarta kota, dan di Stasiun Gondangdia. Itu lima berikutnya," jelas politisi Partai Gerindra itu.

Untuk diketahui, proyek penataan stasiun dikerjakan oleh PT. Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). MITJ sendiri merupakan perusahaan patungan antara pemprov DKI lewat BUMD PT MRT Jakarta dan Pemerintah pusat lewat BUMN PT. KAI (Persero).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya