Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik/Net

Nusantara

Polemik PPDB DKI, DPRD: Itu Kan Program Kementerian Pendidikan

RABU, 24 JUNI 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 di Jakarta menimbulkan polemik lantaran dianggap tidak adil karena lebih mengutamakan usia dibanding zonasi dan prestasi.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik menyebutkan, pada kebijakan penerimaan siswa baru adalah keputusan Kementerian Pendidikan.

"PPDB itu kan program kementerian, cuma memang yang kena masalah yang di bawah, menurut saya harusnya emang dievaluasi," ungkap Taufik dilansir dari Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (24/6).


Menurut Taufik, pelaksanaan PPDB sesungguhnya telah cukup adil karena  mengakomodir banyak elemen dan tidak hanya dari satu sisi saja.

"Coba Anda lihat orang-orang berprestasi itu ada jalurnya, itu aja di lebarin (kuotanya) kan bisa di deteksi," ujarnya.

"Sebenernya nggak susah, kalau mau berpikir lurus.Jadi tertampung semuanya, Zonasi, Usia dan prestasi," tandas Ketua Gerindra Jakarta itu

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, bahwa jika jumlah pendaftar PPDB jalur zonasi melebihi daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan usia, urutan pilihan sekolah, dan waktu mendaftar.

"Hal ini di latar belakangi oleh fakta di lapangan bahwa masyarakat miskin justru tersingkir di jalur zonasi lantaran tidak dapat bersaing secara nilai akademik dengan masyarakat yang mampu," kata Nahdiana beberapa waktu lalu.

"Karena itu, kebijakan baru diterapkan, yaitu usia sebagai kriteria seleksi setelah siswa tersebut harus berdomisili dalam zonasi yang ditetapkan, bukan lagi prestasi," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya