Berita

Perdana Menteri Singapura ketiga, Lee Hsien Loong; Perdana Menteri Singapura pertama, Lee Kuan Yew; dan Lee Hsien Yang/net

Dunia

Pemilu Singapura 2020, Ajang Pertarungan Anak-anak Lee Kuan Yew

RABU, 24 JUNI 2020 | 11:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perhelatan pemilihan umum yang akan berlangsung pada 10 Juli menjadi ajang pertarungan anak-anak Perdana Menteri (PM) Singapura pertama, Lee Kuan Yew.

Anak lelaki Lee Kuan Yew, Lee Hsien Loong saat ini sedang menjabat PM Singapura ketiga. Ia tergabung dalam People's Action Party (PSP) yang didirikannya bersama sang ayah.

Namun pada Rabu (24/6), adik Lee Hsien Loong, Lee Hsien Yang mengumumkan telah bergabung dengan partai oposisi, Progress Singapore Party (PSP) dan akan bersaing dengan kakaknya.


Melansir CNA, belum diketahui apakah Lee Hsien Yang akan mencalonkan diri sebagai kandidat.

"Saya sangat senang memberikan kartu keanggotaan (PSP) ini kepada Lee Hsien Yang," ujar Ketua PSP, Tan Cheng Bock.

Perselisihan saudara ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Bahkan pada 2019, Lee Hsien Yang mengkritik kakaknya dan mengatakan PAP telah kehilangan arah.

Ketika ditanya mengenai pencalonannya, Lee Hsien Yang tidak memberikan jawaban pasti,

"Kita akan lihat. Sudah waktunya berubah," ujarnya ketika ditanya.

Sementara itu, Tan sebagai pemimpin PSP sendiri dianggap menjadi lawan yang cukup tangguh untuk melawan Lee Hsien Loong. Pada pemilihan presiden 2011, ia hampir mengalahkan kandidat yang didukung oleh PM Singapura tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya