Berita

Potongan video Don Adam dalam “Teaser: Rizal Ramli Menang WO Atas LBP”/RMOL

Politik

Debat Utang Berakhir Antiklimaks, Don Adam Unggah Teaser Rizal Ramli Menang WO Atas LBP

RABU, 24 JUNI 2020 | 08:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tepat pada hari ini, Rabu (24/6), seharusnya publik tanah air mendapat sajian yang menarik di alam demokrasi. Sajian itu berupa adu gagasan, pikiran, dan data mengenai kebijakan utang pemerintah antaran Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) dan ekonom senior DR. Rizal Ramli (RR).

Tenggat yang ditetapkan oleh promotor debat dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Adamsyah Wahab atau yang akrab disapa Don Adam pada jumpa pers dua pekan lalu telah berakhir hari ini.

Melalui channel YouTube Don Adam Channel, Don Adam mengunggah video berjudul “Teaser: Rizal Ramli Menang WO Atas LBP” pada hari ini.


Duduk di sebuah sofa dengan menghisap lisong, mirip dengan Don Corleone di film Godfather, Don Adam menjelaskan awal mula dirinya mempromotori debat.

“Semua ini bermula pada tanggal 2 juni 2020, di mana Pak LBP melontarkan tantangan berdebat tatap muka pada pengkritik utang negara, pada akhirnya berakhir antiklimaks,” tegasnya dalam video berlatar belakang kepala macan itu.

Dia mengurai bahwa dalam debat ini, LBP adalah pihak yang sebenarya menantang debat. Sementara Rizal Ramli adalah penerima debat.

Adapun kesanggupan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu baru disampaikan usai dirayu oleh Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule, mengingat sebelumnya Rizal Ramli enggan menanggapi dengan pertimbangan kredibilitas penantang.

Namun kini, Luhut sebagai penantang justru menolak kesanggupan Rizal Ramli untuk berdebat.  

“Apa itu pantas dilabeli menjilat ludah sendiri?” tanya Don Adam.

“Orang bicara soal utang, kalau nggak ngerti nggak usah ngomong,” sindirnya mengakhiri video itu dengan petikan kalimat Luhut saat menyampaikan tantangan debat.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya