Berita

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Martuani Sormin/RMOLSumut

Presisi

Kapolda Sumut Ingatkan Jajaran Soal Gangguan Kamtibmas Di Pilkada 2020

SELASA, 23 JUNI 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Potensi gangguan kamtibmas dalam rangkaian agenda Pilkada Serentak 2020 jadi perhatian serius Polda Sumatera Utara. Untuk itu, mengenali permasalahan sejak dini menjadi kunci agar kondisi di masyarakat tetap kondusif.

Untuk itu, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Martuani Sormin, mengingatkan kepada seluruh jajarannya di tingkat Polres mengenai potensi gangguan kamtibmas terkait agenda Pilkada 2020.

Hal ini disampaikannya di sela upacara serah terima jabatan Wakapolda Sumut di Aula Tribrata, Markas Polda Sumatera Utara, Selasa (23/6).


“Para Kapolres yang wilayahnya melaksanakan Pilkada untuk mengenali betul ancaman dan permasalahan yang mungkin terjadi di wilayahnya, sehingga ketika terjadi sesuatu sudah tahu harus berbuat apa. Lakukan berbagai upaya seperti penggalangan dengan para tokoh masyarakat maupun agama yang nantinya membantu ciptakan suasana yang kondusif ketika pelaksanaan Pilkada,” ujar Kapolda Sumut, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Ia menambahkan, pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemik covid-19 juga harus menjadi perhatian para Kasatker dan Kasatwil. Mereka wajib memperhatikan kesehatan anggotanya yang tetap bertugas menjaga keamanan.
Koordinasi dengan pemerintah daerah yang menggelar pilkada harus segera dilakukan untuk pengadaan fasilitas Alat Pelindung Diri (APD).

“Jaga kesehatan anggota dengan kegiatan positif seperti olahraga dan pembagian sistem penugasan dikarenakan pandemik Covid-19 belum bisa dipastikan kapan berakhirnya. Segera dikoordinasikan terkait penyediaannya alat-alat kesehatan dengan unsur pemerintah setempat,” tegas Martuani.

Tak lupa Martuani juga mengingatkan soal potensi gangguan akibat perekonomian yang terdampak Covid-19. Polisi, menurut Kapolda, harus mampu menjadi motivator sekaligus agen perubahan bagi masyarakat dalam rangka memberi penguatan ketahanan pangan.

“Publikasikan agar masyarakat tahu namun bukan hanya untuk pencitraan semata,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya