Berita

Ilustrasi pasar tradisional/Net

Nusantara

152 Pedagang Di DKI Jakarta Positif Covid-19, Nihil Meninggal Dunia

SELASA, 23 JUNI 2020 | 12:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai tempat yang kerap terjadi kerumunan, tak heran jika ada sejumlah pedagang pasar tradisional di DKI Jakarta yang dinyatakan positif virus corona baru alias Covid-19.

Berdasarkan catatan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), hingga saat terdapat 152 pedagang di wilayah DKI Jakarta yang dinyatakan positif Covid-19.

"Ada 20 wilayah di Jakarta, 152 positif, dan nihil meninggal dunia," ujar Ketua bidang Infokom DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, Reynaldi Sarijowan, melalui Twitter, Selasa (23/6).


Dalam data yang dimiliki Ikappi, angka sebaran kasus Covid-19 di pasar wilayah DKI bervariasi. Paling tinggi ada di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, sebanyak 49 orang atau pedagang dan 18 orang di Pasar Perumnas Klender Klender.

Lalu sebanyak 14 kasus masing-masing di Pasar Serdang Kemayoran, Pasar Rawa Kerbau, dan Pasar Kebayoran Lama Jaksel.

"Pasar Kedip Kebayoran Lama 2 orang, Pasar Lontar Jakpus 1 orang, Pasar Obor Cijantung 1 orang," sebut Reynaldi.

Kemudian Pasar Grogol Jakbar 1 orang, Pasar Gondangdia Menteng 1 orang,  Pasar Petojo Enclek Jakpus 9 orang, Pasar Puri Indah Jakbar 1 orang, Pasar Lenteng Agung Jaksel 2 orang.

Selanjutnya Pasar Embrio Makasar Jaktim 1 orang, Pasar Koja Jakut 1 orang,  Pasar Minggu Jaksel 3 orang, Pasar Thamrin City Jakpus 2 orang, Pasar Timbul Kartini Jakpus 2 orang, Pasar Tanah Abang Jakpus 13 orang, dan Pasar Sabeni Jakpus 3 orang.

Secara total atau seluruh Indonesia, ada 709 pedagang yang terinfeksi Covid-19 yang dihimpun dari 133 pasar atau wilayah. Bahkan 32 orang sudah dinyatakan meninggal dunia.

Beberapa provinsi dengan jumlah pedagang yang terbilang tinggi terpapar Covid-19 ialah DKI Jakarta (152), Jawa Timur (127), Sumatera Barat (120), dan Kalimantan Tengah (50).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya