Berita

PPDB siswa SMA di Kabupaten Kudus/RMOLJateng

Nusantara

Demi Loloskan Siswa, Wagub Jateng Dicatut Dalam PPDB Di Kabupaten Kudus

SELASA, 23 JUNI 2020 | 11:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Catut mencatut nama pejabat tampaknya masih terus terjadi dalam proses penerimaan siswa baru.

Seperti yang terjadi dalam PPDB SMA/SMK Negeri di Kabupaten Kudus. Nama Wagub Jateng, KH Taj Yasin Maemun, dicatut pihak tak bertanggung jawab untuk untuk meloloskan siswa titipan.

Kepala SMA Negeri 1 Kudus, Shodiqun mengatakan, dirinya sempat ditelepon seseorang yang mengaku utusan Wagub Jateng untuk memasukkan seorang siswa di sekolah yang dipimpinnya.


Meski begitu, Shodiqun tak lantas percaya. Dia bahkan menjawab kalau dirinya sama sekali tidak bisa menerima siswa titipan, karena proses PPDB dilakukan secara online.

"Logika saya, kalau benar itu suruhan Wagub Jateng, kenapa nggak minta ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi saja. Karena SMA/SMK kan di bawah mereka,” kata Shodiqun, Selasa (23/6), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Menurut Shodiqun, modus seperti ini memang sering terjadi. Saat pelaksanaan PPDB sebelumnya, hal tersebut juga pernah terjadi.

Namun demikian, Shodiqun menjelaskan kalau pelaksanaan PPDB di SMA N 1 Kudus, akan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan. Dengan sistem online, akan sangat sulit untuk meloloskan siswa titipan.

"Jika kuota satu kelas sudah terpenuhi, akan langsung terlihat di sistem. Jadi, mau nitip seperti apa nggak bisa," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya