Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Penyaluran Bantuan Di Majalengka Tak Matang, Lebih Dari 1 Ton Telur Ayam Membusuk

SELASA, 23 JUNI 2020 | 10:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 1,2 ton telur ayam dari program bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga Kabupaten Majalengka terpaksa harus dimusnahkan akibat kondisinya yang membusuk dan tak layak dikonsumsi.

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Majalengka, Hendri, menyayangkan kejadian tersebut. Terlebih lagi, selain telur yang membusuk, data penerima bansos juga dikabarkan tidak valid.

“Kami sangat menyayangkan, di sisi lain banyak masyarakat yang kesulitan dalam ekonomi di saat kondisi pandemik Covid-19,” ucap Hendri kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (23/6).


Hendri menilai, Pemprov Jabar seharusnya memiliki data yang akurat tentang siapa saja yang layak menerima bansos tersebut.

“Pendataan telah berulang kali dilakukan oleh pemerintahan di level bawah, toh pada praktiknya masih digunakan data yang tidak sinkron. Akhirnya bantuan seperti telur ayam harus dimusnahkan karena tidak matangnya pemerintah provinsi dalam menyalurkan bantuan,” katanya.

Selain itu, Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat harus lebih serius lagi dalam mengentaskan kemiskinan yang diakibatkan adanya pandemik Covid-19 ini. Mengingat kejadian serupa bukan hal pertama terjadi di Jabar, melainkan hampir merata di seluruh kabupaten/kota.

Hendri berharap, Pemprov Jabar bisa belajar dari kejadian tersebut. Sebab, Ridwan Kamil disumpah untuk melayani masyarakat dengan baik karena ini berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

“Kami berharap ini tidak terulang kembali, mengingat pemprov harus melakukan pelayanan dengan baik kepada masyarakat,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya