Berita

Ilustrai petani sedang memanen padi/Net

Politik

Hadapi Krisis Akibat Pandemik Covid-19, GAMKI Minta Seluruh Daerah Amankan Cadangan Pangan

SENIN, 22 JUNI 2020 | 05:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Data ekonomi dunia saat ini sedang mengalami penurunan signifiknan. Sebabnya pandemik virus corona baru (Covid-19) hampir merata menjangkiti seluruh negara di dunia.

Merespons kondisi itu, Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menyatakan, butuh waktu bertahun-tahun agar sebuah negara bisa bangkit dari krisis ekonomi.

Menurut Willem, prediksi dan asumsi Menteri Keungan Sri Mulyani dan tim ekonomi pemerintah cenderung menyesatkan karena realitas ekonomi dunia saat ini tidak mungkin sebuah negara berhasil menyentuh target makro ekonomi di angkat 4,5 persen.


Pria yang juga Legislator Partai Demokrat ini kemudian menyebutkan Krisis 98 yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kemudian membuat Indonesia bangkit kembali.

"Krisis 98 itu, membutuhkan waktu paling singkat 6 tahun lamanya untuk indonesia dapat mulai bangkit, membenahi, fundamental perekonomian nasional (dimana pada saat itu, krisis disebabkan oleh rush money dan Krisis politik di dalam negeri).. namun bahaya yang sedang kita hadapi saat ini, lebih serius, dimana seluruh negara terancam bangkrut dan mengalami krisis yang multidimensional," demikian kata Willem, Minggu malam (21/6).

Willem kemudian menjelaskan, Indonesia memiliki peluang untuk bertahan dari memburuknya ekonomi global dan ancaman ekonomi dalam negeri. Salah satu caranya, menghidupkan usaha kecil dan pertanian lokal. Tujuannya menyediakan sumber pangan yang beragam.

"Pada dasarnya, di tengah tengah ancaman krisis, maka bahan pangan menjadi vital, sebab, tanpa makanan, rakyat akan kelaparan, dan akan terjadi kerusuhan sosial yang tidak terkendali," demikian kata Willem.

Putra Papua ini kemudian mengusulkan agar setiap daerah mulai Aceh hingga Papua untuk mempersiapkan diri dengan menyediakan cadangan pangan secara mandiri. Menurutnya dengan cara demikian akan membuat Indonesia selamat dari krisis multidimensi dan kebangkrutan.

"Setiap  daerah saat ini, termasuk Tanah Papua, Maluku, NTT, NTB, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Sumatra harus bersiap siap, mengamankan cadangan pangan secara mandiri dan swasembada, melalui pertanian rakyat. Sehingga agregat kegiatan ekonomi dasar yang dilakukan oleh 270 juta penduduk Indonesia, dapat menyelamatkan negara dari kebangkrutan," pungkas Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya