Berita

Ketua Umum Vox Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati/Net

Politik

Vox Indonesia: Lagi Berduka Karena Covid-19 Kok DPR Malah Ngotot Bahas RUU Pemilu

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 15:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berencana merevisi UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Jika disetujui, maka pemilu akan dibagi dua yakni Pemilu nasional dan Pemilu daerah.

Ketua Umum Vox Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati menilai harusnya pembahasan tersebut dipertimbangkan kembali mengingat Indonesia tengah mengalami pandemik Covid-19.

"Sangat disayangkan di tengah negara ini berduka dan berjuang ke luar dari belenggu Covid-19, pengampu kepentingan masih ngotot untuk membahas tentang RUU Pemilu. Seharusnya kita selesaikan dulu masalah Covid-19 ini," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/6).


Dalam draf RUU tersebut, disebutkan penyelenggaraan Pemilu tetap diadakan setiap lima tahun sekali. Meski demikian diatur pemilihan nasional diselenggarakan 2 tahun setelah berlangsungnya Pemilu daerah, sementara Pemilu daerah diselenggarakan 3 tahun setelah diselenggarakannya Pemilu nasional.

Nantinya jika RUU tersebut diketuk, Pemilu daerah pertama akan diselenggarakan tahun 2027 dan Pemilu nasional pertama diselenggarakan tahun 2029.

RUU Pemilu yang sarat akan kepentingan ini perlu ditunda pembahasannya mengingat juga beberapa perubahan yang sangat signifikan di dalamnya yang justru menguntungkan kelompok penguasa.

"RUU Pemilu harus ditunda, kita kesampingkan dulu membahasnya dan mari kita utamakan kepentingan rakyat," tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya