Berita

Perwakilan GPS usai melaporkan aset-aset Bupati Simalungun yang diduga berasal dari hasil korupsi ke Polda Sumut/Istimewa

Hukum

Peningkatan Aset JR Saragih Diduga Terindikasi Korupsi, Warga Simalungun Lapor Ke Polda Sumut

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 02:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tidak cukup dengan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara agar tidak mendukung bakal calon yang terindikasi akan membangun dinasti politik di Simalungun, warga yang menamakan diri Gerakan Peduli Simalungun (GPS) juga mendatangi Markas Polda Sumatera Utara.

Kedatangan perwakilan warga tak lain untuk membeberkan peningkatan aset milik Bupati Simalungun, JR Saragih, yang mereka tuliskan pada 13 poin. Mereka menilai pertambahan aset dengan nominal yang sangat besar tersebut terindikasi dari hasil korupsi.

Aset-aset pribadi JR Saragih yang mereka beberkan antara lain SMA/SMK plus asrama di Raya dan Seribu Dolok, Universitas Efarina di Kota Pematangsiantar, kompleks pertokoan Griya Hapoltakan di Pamatang Raya, hotel berbintang empat Simalungun City Hotel di Pamatang Raya, dan media Efarina TV.


“Kami GPS sudah sampaikan kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara melalui laporan atau pengaduan secara tertulis, aset Bupati Simalungun bertambah banyak. Mungkin informasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata kordinator GPS, Andry Saragih kepada wartawan.

Menurut Andry, selama menjabat Bupati Simalungun, JR Saragih, tidak mampu memenuhi janjinya mensejahterakan masyarakat. Padahal, APBD Simalungun yang dikelola sangat besar dalam dua periode kepemimpinannya, mencapai Rp 20 triliun.

“Pertanyaannya, sejak JR jadi Bupati Simalungun, siapakah yang telah sejahtera? Apakah masyarakat Simalungun, orang terdekat, atau JR Saragih sendiri yang semakin sejahtera? Sejak 2010 sampai 2020, Pemkab Simalungun telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 20,9 triliun. Namun tidak membawa dampak perbaikan yang signifikan. Justru berdasarkan data BPS, Kabupaten Simalungun dalam banyak hal mengalami kemunduran,” terang Andry, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (20/6).

“Saat terpilih jadi Bupati Simalungun pada 2010 lalu, ia belum memiliki aset di Simalungun. Tapi dalam 9 tahun asetnya bertambah luar biasa. Itu dari mana?” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, segala laporan masyarakat pasti akan ditindaklanjuti.

“Iya, siapa pun yang membuat laporan dugaan korupsi pasti akan ditindaklanjuti. Namun, harus dilengkapi dengan dokumen pendukung agar proses tindak lanjut bisa berjalan maksimal,” terangnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya