Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Tak Hanya Nihil Penambahan Kasus, Di Purwakarta Juga Tak Ada Lagi PDP

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 01:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta menunjukan tren yang menggembirakan. Per Sabtu (20/6), tak ada lagi warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di wilayah tersebut.

Bahkan, kasus terkonfirmasi positif pun tidak bertambah. Tetap satu orang, yang saat ini tengah dalam proses karantina.

“Hari ini kami mencatat, terjadi pengurangan pada warga berstatus PDP sebanyak 2 orang. Artinya warga yang berstatus PDP sudah tidak ada lagi, alias nihil,” kata Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan, Sabtu (20/6).


Tak hanya itu, untuk ODP pun telah berkurang sebanyak 5 orang. Kini jumlah ODP menyisakan 8 orang.

Gugus Tugas juga melansir, terjadi pengurangan pada warga berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 10 orang. “Kini terdapat 21 OTG di wilayah Kabupaten Purwakarta,” ujarnya dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sebelumnya, Deni juga mengatakan, secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Purwakarta ada 31 orang.

“Secara keseluruhan, telah dinyatakan sembuh sebanyak 29 orang. Sebelumnya, kami catat juga ada satu orang yang positif telah meninggal dunia. Jadi, kini hanya satu orang masih dalam proses perawatan dan karantina,” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 terus mengajak seluruh lapisan masyarakat tetap optimistis menghadapi wabah yang menjadi pandemi global ini.

Sejumlah langkah-langkah antisipasi terus dilakukan Pemkab Purwakarta, dengan melakukan rapid test dan tracing (pelacakan) bagi warga yang kontak erat dengan PDP.

“Kami juga mengimbau agar warga tetap melaksanakan anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yaitu physical dan social distancing. Masyarakat juga hendaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam setiap kegiatan,” demikian dr Deni Darmawan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya