Berita

Para pembelot mengisi botol plastik dengan beras untuk dikirim ke Korea Utara/Net

Dunia

Sudah Picu Ketegangan, Para Pembelot Masih Siapkan 'Paket' Untuk Dikirim Ke Korea Utara

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 10:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para pembelot dari Korea Utara yang saat ini tinggal di Korea Selatan masih terus melakukan ulah yang membuat hubungan antar-Korea memburuk.

Melansir Reuters, sekelompok pembelot yang menamai diri mereka "Kuensaem" masih menyiapkan ratusan botol plastik yang berisi beras dan masker untuk dikirim ke Korea Utara melalui perairan.

Pemimpin Kuensaem, Park Jung-oh mengatakan, 'paket' tersebut akan dilemparkan ke laut perbatasan pada Minggu (21/6).


"Kami melakukan ini sebagai bantuan kemanusiaan, jadi apa pun yang dikatakan Korea Utara, kami akan terus membantu mereka yang berada dalam situasi sulit," ujar Park.

Menurut Park, Kuensaem biasanya berkumpul di taman kecil di Seoul. Mereka mengisi lusinan botol plastik dengan kapasitas 2 liter, dengan 1,5 kg beras. Totalnya, ada sekitar 700 kg beras yang akan dikirim.

Ia juga menjelaskan, Kuensaem melakukan pengiriman 'paket' tersebut selama dua kali dalam sebulan sejak lima tahun terakhir. Dan pengiriman akhir pekan nanti menjadi yang ke-108 kalinya.

Selain Kuensaem, ada beberapa kelompok pembelot lain yang secara teratur mengirimkan selebaran bersama dengan makanan, uang kertas, radio mini, hingga USB yang berisi drama dan berita dari Korea Selatan. Sebagian besar 'paket' tersebut dikirim menggunakan balon dan botol.

Tindakan para pembelot sendiri telah memantik amarah Korea Utara, khususnya beberapa pekan terakhir. Korea Utara juga bahkan telah memperingatkan Korea Selatan untuk menghentikan aksi para pembelot.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Park, pihak berwenang Korea Selatan selama ini mengetahui tindakan para pembelot dan baru memberikan peringatan akhir-akhir ini.

"Saya tidak tahu mengapa Kementerian Unifikasi mengolok-olok kita semua. Pemerintah (Korea Selatan), polisi Gangwha, polisi maritim, dan militer, semua tahu tentang kami," ungkap Park.

Atas kegagalan Korea Selatan untuk menghentikan para pembelot, pada Selasa (16/6), Korea Utara meledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong.

Dalam seruannya, Korea Utara menyebut para pembelot sebagai "anjing mongrel" dan "manusia sampah", serta mengecam tindakan mereka. Korea Utara menyebut, penyebaran selebaran merupakan aksi bermusuhan yang tidak sesuai dengan Deklarasi Panmunjom 2018.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya