Berita

Masker baru temuan peneliti Israel/Net

Kesehatan

Peneliti Israel Temukan Masker Yang Dapat Membunuh Virus Dengan Panas Dari Charger Telepon

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 09:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para peneliti di Israel telah menemukan masker wajah yang dapat digunakan kembali dan dapat membunuh virus corona. Masker ini mempunyai port USB yang dapat menghubungkan ke sumber daya seperti pengisi daya ponsel.

Port USB untuk mengisi daya ponserl standar ini yang akan  memanaskan lapisan dalam serat karbon hingga 70 derajat Celcius. Saat itulah proses disinfektan pada masker berjalan, dan memakan waktu sekitar 30 menit. Pengguna tidak boleh memakai masker itu saat dicolokkan.

Professor Yair Ein-Eli, pemimpin penelitian di Technion University di Haifa Israel yang mengembangkan penemuan masker ini mengatakan, masker sekali pakai yang saat ini banyak digunakan sangat tidak ekonomis dan ramah lingkungan. Berbeda dengan masker temuan mereka ini.


"Ini cara kami untuk menemukan solusi dengan membuat masker yang dapat digunakan kembali dan ramah lingkungan," kata Yair Ein-Eli, seperti dikutip dari Reuter.

Prototipe terlihat seperti masker wajah N95 standar, dengan katup di bagian depan dan karet gelang untuk menahannya di sekitar kepala.

Masker ini kemungkinan akan dijual dengan premi 1 dolar AS atau sekitar Rp 14.000, di atas harga masker wajah sekali pakai yang khas, kata para peneliti.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya