Berita

Kondisi umum Italia di masa Covid-19/Repro

Kesehatan

Italia Sempat Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Tertinggi Karena Masif Gelar Tes Swab Dan PCR

RABU, 17 JUNI 2020 | 20:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Italia pernah menjadi salah satu negara dengan lonjakan kasus Covid-19 sangat tinggi beberapa bulan lalu. Hal itu ditengarai akibat kebijakan pemerintah setempat yang sedari awal memasifkan swab test dan PCR.  

Terhitung hingga Selasa (16/7), 4,6 juta warga Italia sudah melakukan swab test dan PCR.

"Mengapa Italia datanya (kasus Covid-19) tinggi? Karena swab test dan PCR-nya juga cukup tinggi. Sudah 4.695.707 yang sudah di swab test per 16 Juni 2020," kata Dutabesar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Italia, R.A Esty Andayani saat diskusi daring bertajuk 'Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)' yang diselenggarakan oleh Gerakan Alumni UI Untuk NKRI, Rabu (17/6).


Esty Andayani melanjutkan, masifnya swab test dan PCR di Italia itu telah membuahkan hasil. Hal itu terbukti dengan kondisi Italia yang sudah mulai mengalami penurunan kurva Covid-19.

"Sekarang yang tinggi Spanyol dan Inggris malahan," tuturnya.

Esty menambahkan, saat ini Italia sudah mulai memasuki fase kedua pandemik Covid-19 setalah lockdown dicabut pada 4 Mei lalu. Tetapi, fase kedua ini mengacu pada penurunan kurva kasus Covid-19 yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri mereka.

Hal itu diikuti dengan kembali dibukanya beberapa pusat industri prioritas seperti perusahaan makanan yang diikuti perpustakaan, museum, dan beberapa restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Ini dilakukan setalah evaluasi, kurva melandai dan menurun. Semuanya dilakukan secara bertahap," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya