Berita

Ketua YBI, Yanti Airlangga Hartarto saat memberikan bantuan berupa washtafel protokol Covid-19 untuk Museum Tekstil di Jakarta/Net

Nusantara

YBI Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya Batik Indonesia

RABU, 17 JUNI 2020 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Yayasan Batik Indonesia (YBI) mengajak masyarakat peduli terhadap kelestarian batik Indonesia. Pasalnya, batik merupakan salah satu kebanggaan dan warisan budaya Indonesia yang diakui oleh dunia.

Hal itu disampaikan Ketua YBI, Yanti Airlangga Hartarto saat memberikan bantuan berupa washtafel protokol Covid-19 untuk Museum Tekstil di Jakarta.

"Ini adalah bentuk kepedulian dari YBI untuk museum tekstil dan pengunjung museum tekstil batik agar dapat melihat museum dengan protokol kesehatan yang baik dan benar," ujar Yandti Airlangga, Rabu (17/6).


Yanti Airlangga juga mengimbau masyarakat untuk mengunjungi galeri batik YBI di Museum Tekstil yang kaya akan budaya.

"Di sini kita mempelajari bahwa jiwa-jiwa pembatik itu tidak hanya sekedar membatik, bukan hanya sekedar menggores. Tapi dilakukan dengan sepenuh hati. Terutama batik-batik yang sudah lawas, yang tidak kalah kualitasnya dengan batik baru," katanya.

Ia juga menuturkan, di Museum Tekstil masyarakat juga bisa berlatih membatik secara langsung.

"Dengan belajar mencanting dan melihat betapa karya-karya batik Indonesia itu sangat indah dan kita di sini juga bisa mengenal teknik nitik, rowong dan lainnya," jelasnya.

Lanjutnya, YBI berencana membuat pameran kecil untuk lebih memperkenalkan batik nusantara dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Dalam rangka membantu para pengrajin kecil terutama di daerah-daerah yang sudah memiliki batik, sudah dipersiapkan untuk pameran dan diperjualbelikan," tuturnya.

"Tentunya kami akan tampung di sini melalui kurasi. Kita berharap dari YBI bisa membantu semaksimal mungkin dan membuat acara-acara kecil dimana akan ada seperti pasar seni, musik, tarian dan semua yang berhubungan dengan budaya," demikian Yanti.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya