Berita

Ilustrasi pembalakan liar/Net

Nusantara

Dibanding Tahun Lalu, Kasus Pembalakan Liar Di Aceh Jaya Meningkat 5 Kali Lipat

RABU, 17 JUNI 2020 | 17:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus pembalakan kayu ilegal di Aceh Jaya tampaknya masih jadi pekerjaan rumah aparat penegak hukum. Pasalnya, dibanding tahun lalu, kasus pembalakan pada tahun ini meningkat lima kali. Sepanjang 2020, aparat penegak hukum menangani lima kasus pembalakan liar.

“Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan pada tahun lalu,” ucap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Aceh Jaya, Ahmad Buchori, Rabu (17/6).

Ahmad mengatakan, saat ini ada empat kasus yang ditangani kejaksaan. Kasus pertama sudah sampai ke tahap persidangan. Kasus pembalakan kayu ilegal ini terjadi di Desa Padang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya.


Kasus kedua juga masuk ke tahap persidangan. Kasus ini terjadi pada Februari 2020 di Desa Krueng No, Kecamatan Sampoiniet.

“Sementara kasus ketiga dalam tahap penuntutan, terjadi pada Februari tahun 2020 di Desa Bak Paoh, Kecamatan Jaya,” sebut Ahmad, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Kasus keempat juga sudah masuk ke Kejari Aceh Jaya dan masih pada tahap Pra Penuntutan. Kasus ini terjadi pada April 2020 di Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.

Sedangkan kasus kelima masih ditangani Kepolisian Resor Aceh Jaya. Kasus ini terjadi di Gampong Alue Gajah, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, Kamis pekan lalu.

Selain diambil kayunya, hutan di Aceh Jaya juga sering kali dibakar untuk pembukaan lahan perkebunan. Padahal, kawasan yang dibakar itu adalah lahan gambut. Kondisi ini memicu dampak kerusakan lingkungan yang lebih besar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya