Berita

Robot RAISA (Robot medical Assistant ITS Airlangga)/Net

Nusantara

Kolaborasi Dengan ITS, Protelindo Berbagi Donasikan Robot RAISA

SENIN, 15 JUNI 2020 | 00:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemik Covid-19 yang masih mewabah mendorong PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) melalui program Protelindo Berbagi untuk ikut ambil bagian dalam menanggulangi dampak Covid-19.

Kali ini, Protelindo Berbagi hadir dengan memberikan donasi di Jawa Timur, mengingat wilayah tersebut saat ini menjadi epicentrum Covid-19.

Berkolaborasi dengan ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Protelindo Berbagi mendonasikan tiga buah Robot RAISA (Robot medical Assistant ITS Airlangga) kepada Rs Dr Soetomo Surabaya dan RS Saiful Anwar, Malang.


Robot pelayan pasien Covid-19 ini bisa melakukan komunikasi dua arah sehingga dapat menanyakan keluhan pasien dan juga bisa mengambil suhu temperatur.

Robot ini sendiri dioperasikan oleh operator dan dilengkapi dengan sensor, sehingga bisa berjalan sesuai arah yang ditentukan.

"Semoga Robot Raisa dan bantuan APD yang kami berikan ini dapat memberikan dukungan secara maksimal kepada para petugas medis yang sedang bertugas.” ujar Direktur Protelindo, Indra Gunawan saat dikonfirmasi, Minggu (14/6).

Sementara itu Rektor ITS, Mochamad Ashari mengatakan
Robot RAISA adalah produk inovasi yang dibuat berdasar kebutuhan rumah sakit. Robot ini bisa membantu tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas rutin tanpa menurunkan kualitas terhadap pasien Covid-19.

"Robot ini sangat diperlukan rumah sakit rujukan Covid-19, dan akan sangat membantu untuk mengurangi frekuensi dan durasi interaksi antara tenaga kesehatan dengan pasien Covid-19. Dengan demikian pada akhirnya bisa mengurangi risiko penularan Covid-19 terhadap tenaga medis," jelasnya.

Protelindo Berbagi juga akan mendonasikan 2000 APD lengkap dengan faceshield, 5000 buah masker medis kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan juga akan mendonasikan 1000 APD lengkap dengan faceshield beserta 1000 buah masker medis kepada KODAM V Brawijaya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya