Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersepeda di wilayah ibukota/Net

Nusantara

Pengguna Sepeda Membludak, Anies Baswedan Janji Akan Tambah Jalur

MINGGU, 14 JUNI 2020 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggunaan sepeda di Jakarta meningkat 10 kali lipat di tengah pandemik Covid-19. Data itu berdasarkan catatan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat senang melihat tren tersebut. Dia mendukung penuh semangat masyarakat DKI yang mulai bersepeda.

Anies Baswedan bahkan mengungkapkan bahwa saat ini sepeda telah menjadi alternatif transportasi. Bukan hanya untuk olahraga, tapi juga untuk kegiatan sehari-hari.⁣


"HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) memang belum ada selama PSBB, tapi Pemprov DKI hari ini sediakan lajur sepeda pop-up di Sudirman Thamrin untuk sepanjang hari," ujar Anies melalui akun Facebook pribadinya, Minggu (14/6).

"Lajur sepeda pop-up yang lebih kecil akan diadakan juga setiap hari, dibuat bersama oleh Dishub, ITDP, FDTJ dan Bike to Work," sambungnya.

Anies bersama wakilnya Ahmad Riza Patria, pada pagi tadi juga nampak berolahraga dengan bersepeda dan ⁣menjajal lajur tersebut. Namun ternyata, menurut Anies, lajur sepeda yang telah disediakan masih tidak menampung lantaran banyaknya masyarakat yang berolahraga.

Untuk itu, Anies pun berjanji akan menambah lagi lajur sepeda pada pekan depan dengan tujuan agar para pengguna sepeda tidak saling berhimpitan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga mengingatkan dan mengimbau masyarakat, khusus pesepeda agar tetap patuhi aturan lalu lintas. Ini semua demi kebaikan dan keselamatan bersama.

"Naik sepeda di masa pandemik juga ada protokol kesehatannya, seperti tetap menggunakan masker atau face shield. Silakan ikuti panduannya dari komunitas B2W Indonesia," jelas Anies.
⁣
"Tetap patuhi peraturan lalu lintas termasuk berhenti di lampu merah dan tidak bersepeda terlalu ke tengah jalan/keluar jalur sepeda, demi keselamatan semua.⁣ Ayo bersepeda," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya