Berita

Petugas memeriksa suhu tubuh pekerja migran sebelum diijinkan masuk ke kereta api yang akan membawa mereka kembali ke tempat asal mereka di Jammu, India, 11 Juni 2020..Net

Dunia

Mayat Tak Terurus, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Di India Melonjak Tajam

SABTU, 13 JUNI 2020 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angka kematian karena Covid-19 di India meningkat drastis dalam 24 jam terakhir pada Jumat (12/6), yaitu sebanyak 396 kematian, sehingga total menjadi 8.498. Tingginya angka itu membuat tim penanganan jenazah kewalahan. Mahkamah Agung India mengklaim penanganan pasien virus corona begitu buruk.

Mahkamah mengatakan sangat miris melihat mayat-mayat tak terurus.
"Pasien Covid-19 dirawat lebih buruk daripada hewan. Dalam satu kasus, mayat ditemukan di tempat sampah,” isi pernyataan Mahkamah, seperti dikutip dari Aljazeerah, Jumat (12/6).

Rumah sakit di New Delhi mengakui mulai tak sanggup menangani pasien Covid-19. Layanan pengantaran jenazah pun angkat tangan karena terlalu banyak korban jiwa sementara tenaga yang tersedia sangat minim.

Rumah sakit di New Delhi mengakui mulai tak sanggup menangani pasien Covid-19. Layanan pengantaran jenazah pun angkat tangan karena terlalu banyak korban jiwa sementara tenaga yang tersedia sangat minim.

Sopir di sebuah rumah sakit di New Delhi mengatakan, jenazah ditumpuk begitu banyak di dalam van.

"Sekarang staf di kamar mayat menumpuk sebanyak mungkin jenazah yang bisa dibawa di dalam van. Padahal di awal pandemik saya hanya membawa satu,” katanya.

Saat ini, India menempati posisi keempat sebagai negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia, dengan angka kasus 297.535 dan jumlah kematian sebanyak 8.498.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya