Berita

Tangkapan layar saat petugas jenazah Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Hanifurrohman jumpa pers/RMOL

Nusantara

Petugas RSIJ: Kami Bangga Jika Keluarga Setuju Jenazah Dimakamkan Dengan Protokol Covid-19

JUMAT, 12 JUNI 2020 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap penolakan atas standar opersasional prosedur pemulasaraan jenazah Covid-19 masih dialami petugas jenazah di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Salah satunya dialami oleh petugas jenazah Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Hanifurrohman, yang baru-baru ini mengurus satu jenazah yang meninggal karena Covid-19.

"Memang dilema, di satu sisi keluarga menolak untuk jenazah dilaksanakan sebagaimana jenazah covid, keinginan keluarga dibawa pulang. Secara psikologis mungkin dapat diwajari," ujar Hanif dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (12/6).


Namun begitu, Hanif bersama dengan petugas di RSIJ berusaha membujuk dan memberikan pemahaman kepada keluarga, agar keluarganya yang meninggal karena Covid-19 bisa ditatalaksana jenazahnya sesuai protokol kesehatan.

"Secara medis harus kita bicara, edukasi ke keluarga untuk bisa dilakukan secara Covid-19,” ucapnya.

Usai diberikan pemahaman, Hanif menceritakan bahwa keluarga korban corona itu mempersilakan dirinya dan pihak RSIJ untuk memulasarakan jenazah sesuai protokol kesehatan.

"Kami merasa bangga ketika keluarga itu menyetujui pemulasaraan jenazah dengan protokol kesehatan. Rayuan kita yang akhirnya diterima itu yang membuat kita bangga," ceritra Hanif.

"Karena perdebatan terkadang begitu alot Pak. Karena terkadang masyarakat terlalu takut dengan Covid-19,” tambahnya. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya