Berita

Para pelajar di Afrika mengenakan masker/Net

Dunia

Kasus Terus Berlipatganda, Wabah Covid-19 Makin Mengkhawatirkan Di Afrika

JUMAT, 12 JUNI 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wabah Covid-19 di benua Afrika kian mengkhawatirkan. Kecepatan penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut semakin meningkat.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hanya membutuhkan waktu kurang dari 20 hari bagi Afrika untuk melipatgandakan jumlah kasusnya dari 100.000 menjadi 200.000.

"Butuh 98 hari untuk mencapai 100.000 kasus pertama, dan hanya 18 hari untuk pindah ke 200.000 kasus," ujar Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti, dalam briefing pers virtual pada Kamis (11/6).


Afrika sendiri baru mencatatkan kasus ke-200.000 nya pada Selasa (9/6).

"Meskipun kasus-kasus di Afrika ini menyumbang kurang dari tiga persen dari total global, jelas bahwa pandemik ini semakin cepat," lanjut Moeti seperti dikutip dari CNA.

Berdasarkan perhitungan AFP pada Kamis siang, Afrika sudah mencatatkan 210.519 kasus Covid-19 dengan 5.635 kematian.

Pada awalnya, virus corona baru masuk ke Afrika melalui penerbangan internasional dari Eropa. Meski terkonsentrasi di ibukota dan kota-kota besar, saat ini Covid-19 mulai terlihat di berbagai provinsi.

Moeti merinci, Afrika Selatan menyumbang hampir 25 persen dari total kasus di benua tersebut. Sementara mayoritas negara-negara lainnya masih memiliki kurang dari seribu kasus.

"Namun, ada transmisi komunitas di lebih dari 50 persen negara," sambungnya khawatir.

Angka kematian akibat Covid-19 sendiri 70 persen berada di Afrika Selatan, Aljazair, Nigeria, Mesir, dan Sudan.

"Kami sangat berharap tidak melihat sistem kesehatan kewalahan dengan sejumlah besar orang yang sakit," pungkas Moeti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya