Berita

Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Wagub Ariza/RMOL

Nusantara

Keluarkan Seruan Protokol Rumah Ibadah, Anies: Prinsipnya Hanya Yang Sehat Boleh Keluar Rumah

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kegiatan peribadatan di Jakarta kembali diizinkan di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyadari, jika rumah ibadah tidak dikelola dengan baik dan disiplin maka dapat menyebabkan potensi penularan wabah virus Corona baru (Covid-19).

Untuk itu, melalui Seruan Gubernur DKI Jakarta 13/2020 tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam kegiatan peribadatan, Anies mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjalankan protokol kesehatan dengan serius.


"Prinsip utamanya adalah hanya yang sehat yang boleh keluar rumah, jangan ke rumah ibadah bila sedang tidak sehat," demikian bunyi seruan Gubernur yang diteken langsung oleh Anies pada Kamis (11/6).

Selanjutnya kepada masyarakat juta diminta untuk selalu memakai masker dengan benar setiap saat, menjaga jarak antara orang minimal 1 meter, menghindari kontak fisik dan menjaga jumlah orang di dalam rumah ibadah di bawah 50 persen dari daya tampung.

"Lalu beri perlindungan ekstra pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, lansia di atas 60 tahun dan ibu hamil. Sebisanya dihindarkan mereka dari kerumunan massa," sambung seruan tersebut.

Anies juga meminta bagi para jamaah untuk  tidak ragu mengingatkan pengelola rumah ibadah maupun sesama jemaah bila ada yang tidak menaati protokol yang telah disiapkan tersebut demi keselamatan bersama.

Sebab menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, hanya dengan kedisiplinan Jakarta mampu melewati masa pandemik ini.

"Harap menggunakan semua jalur komunikasi termasuk alat pengeras suara di rumah ibadah untuk mengabarkan ketentuan-ketentuan di atas kepada lingkungan. Semoga Allah SWT merahmati Jakarta dan melindungi kita semua," demikian seruan itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya