Berita

Jurubicara Forum Orang Tua Murid SMP, Dewi Julia/RMOL

Nusantara

Sistem Zonasi PPDB Utamakan Usia, Forum Orang Tua Murid Protes Ke Balaikota Jakarta

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 16:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta untuk Tahun Ajaran 2020/2021 yang dimulai hari ini, Kamis (11/6), dihiasi protes orang tua murid.

Adalah Forum Orang Tua Murid SMP yang mengkritik aturan PPDB yang menggunakan sistem zonasi dan berdasarkan usia calon siswa baru untuk jenjang SMP atau SMA di Jakarta.

"Kami melihat sistem zonasi itu tidak sesuai dengan semangat zonasi yang mana seharusnya itu berdasarkan jarak dan berdasarkan nilai yang diraih oleh putra putri kita. Tetapi di sistem zonasi DKI itu melulu hanya melihat usia," ungkap Jurubicara Forum Orang Tua Murid SMP, Dewi Julia, saat mendatangi Balaikota DKI untuk bertemu Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria, Kamis (11/6).


Dewi Julia menilai, amat sangat tidak adil jika penerimaan peserta didik dilihat dari usia, dan bukan atas prestasinya.

Atas dasar itu, Forum Orang Tua Murid SMP pun berniat untuk menemui Kepala Dinas Pendidikan DKI untuk menyampaikan keberatan ini.

"Kami berharap mudah-mudahan ada hasil yang positif dan segera diubah sistemnya," tambahnya.

Sementara itu, Riza Patria menyatakan pemprov menerima masukan dari semua pihak. Pada prinsipnya, Pemprov DKI juga akan mempelajari lebih lanjut atas keluhan dari Forum Orang Tua Siswa SMP itu.

"Kalau ada masyarakat yang keberatan dengan kebijakan, kami sebagai pemerintah, semua masukan kami tampung, akomodir, akan kami pelajari," kata Riza saat dikonfirmasi, Kamis (11/6).

Kendati demikian, Wagub tak menyatakan secara lugas langkah apa yang akan diambil selanjutnya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ia menyerahkan semua keputusan kepada pihak Disdik sebagai penyelenggara PPDB.

"Tadi saya minta langsung supaya dia sampaikan langsung ke Disdik, karena ini kan bicara teknis ya, bicara teknisnya biar sama Disdik aja," tandas Riza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya