Berita

Petugas menyemprotkan desinfektan di sekitar Gereja St. Nedelya, Sofia, Bulgaria/Net

Dunia

Akhirnya Status Darurat Covid-19 Di Bulgaria Diperpanjang Hingga Akhir Juni

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 16:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bulgaria akhirnya memastikan bahwa status darurat Covid-19 diperpanjang hingga akhir Juni 2020, menyusul hasil pertemuan dengan para pejabat kesehatan pada Selasa.
 
Dalam briefing hariannya, Rabu (10/6) Menteri Kesehatan Bulgaria Kiril Ananiev mengumumkan bahwa pemerintah akan memberlakukan lebih ketat lagi aturan jaga jarak dan perbatasan pergerakan.

"Penyebaran virus corona adalah bahaya serius bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Angka-angka itu dengan jelas menunjukkan, dengan lebih dari 7 juta orang terinfeksi di dunia dan lebih dari 400.000 orang meninggal," katanya, seperti dikutip dari BNT.


Ananiev menambahkan, tingkat morbiditas yang rendah di Bulgaria adalah karena langkah-langkah cepat di awal pandemik. Saat ini angka kasus mengalami kenaikan, maka ia berharap masyarakat diharapkan menerapkan langkah-langkah pencegahan hingga 15 hari ke depan dengan sangat disiplin.

"Beberapa hal telah saya sampaikan terkait langkah-langkah pencegahan. Bulgaria memperpanjang larangan masuk bagi yang bukan warga negara Uni Eropa. Perbatasan dibuka secepatnya pada 1 Juli," ujar Ananiev.

Selanjutnya, masyrakat diimbau untuk tetap mengikuti protokoler kesehatan pandemik. Yaitu menjaga jarak fisik, kebersihan tangan, desinfeksi, dan masker. Di tempat umum, baik di ruang terbuka maupun tertutup diharapkan menggunakan masker. Begitu juga di dalam angkutan umum, wajib bagi masyarakat menggunakan masker, di mana jarak fisik lebih sulit untuk dijaga.

Berikutnya, adalah pembatasan sementara dari acara publik massal. Pembatasan penggunaan kapasitas tempat duduk untuk acara budaya dan hiburan dalam ruangan akan berubah dari 30 persen menjadi 50 persen dari kapasitas biasanya.

Ananiev juga mengumumkan bahwa kementerian dan gugus tugas nasional melawan virus corona akan terus memantau kluster atau wabah dengan sangat erat untuk mengambil langkah-langkah yang tepat.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya