Berita

Ketua Fraksi Golkar, basri Baco (kemeja batik cokelat) menerima perwakilan Forum Wali Murid Jakarta/RMOL

Nusantara

Didatangi Warga Karena Keberatan Sistem PPBB, Basri Baco: Kita Minta Disdik DKI Hapus Aturan Umur

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usai melakukan protes ke Balaikota DKI Jakarta terkait polemik Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilai tidak adil, Forum Orang Tua Murid datang ke anggota Dewan Kebon Sirih karena keberatan dengan aturan yang lebih mengutamakan usia dibandingkan nilai.

Dewan Kebon Sirih adalah sebutan bagi para Legislator di Provinsi DKI Jakarta. 
Ketua Fraksi Partai Golkar, Basri Baco yang menerima perwakilan Forum Orang tua murid tersebut berupaya mencarikan solusi dan meminta kepada Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi mengenai hal ini.

"Fraksi Golkar DKI Jakarta mendorong kepada Disdik supaya aturan PPDB terkait umur dihapus dan ditiadakan dari sistem PPDB sekarang," ujar Baco saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di ruang Fraksi Golkar lantai 4, Kamis (11/6).

"Fraksi Golkar DKI Jakarta mendorong kepada Disdik supaya aturan PPDB terkait umur dihapus dan ditiadakan dari sistem PPDB sekarang," ujar Baco saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di ruang Fraksi Golkar lantai 4, Kamis (11/6).

Baco pun menyatakan akan memperjuangkan masalah ini di komisi dan berencana mengundang Disdik DKI serta orang tua murid untuk mendengarkan penjelasan dari duduk perkara yang sebenarnya.

"Karena ada dua perbedaan tadi, Bu Kadis bilang usia bukan menentukan tapi masih pada zonasi dan nilai. Tapi kata orang tua masih ternyata, yang paling tua (urutan) yang paling atas," jelasnya.

Sekretaris Golkar DKI Jakarta ini mengungkapkan sangat tidak adil jika benar PPDB mengutamakan usia dan bukan nilai atau prestasi.

"Kasihan psikologis anak-anak, adik-adik kita yang SMP SMA Down sekarang lemas semua nangis gara-gara kebijakan yang tidak pro-rakyat ini," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya