Berita

Ekonom senior DR Rizal Ramli/Net

Politik

Mandat RR Sudah Diserahkan Ke ProDEM, Kalau Luhut Ngajak Diskusi Mending Searching Google Saja

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 07:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonom senior DR. Rizal Ramli telah resmi menerima tantangan dari Menteri Kooordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk berdebat tatap muka mengenai kebijakan uang pemerintah.

Jurubicara Rizal Ramli untuk debat, Adhie Massardi mengatakan bahwa debat yang dirancang Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) dan dipromotori aktivis ProDEM Adamsyah Wahab adalah bagian dari pematangan demokrasi, bukan cari sensasi.

“Bang Rizal Ramli sepakat sebelum debat digelar hak untuk bicara, diskusi dan lain lain diatur promotor demi suksesnya acara debat spektakuler itu,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (11/6).


Melalui jumpa pers yang digelar antara ProDEM sebagai promotor dan kubu Rizal Ramli yang diwakili Adhie Massardi sebagai penerima tantangan, Rabu (10/6), maka urusan selanjutnya perihal debat akan diatur ProDEM.  

Jika kemudian pihak Luhut Pandjaitan mengajak untuk berdiskusi dan meminta masukan, maka dengan tegas Adhie Massardi menolak ajakan tersebut. Sebab, sambungnya, jika sekadar ingin tahu gagasan Rizal Ramli, maka Luhut Pandjaitan bisa berselancar di internet untuk mengetahuinya.

“Kalau Menko Marves ngajak Bang RR diskusi minta masukan, nggak usah ngundang, better searching google, banyak gagasan RR yang oke dan orisinal, tinggal comot,” tegasnya.

Debat sendiri sudah disepakati kubu RR untuk digelar pada 24 Juni atau dua pekan usai jumpa pers digelar. Sementara untuk urusan di luar itu, maka dipastikan RR tidak akan datang. Termasuk untuk diskusi.

“Kalau untuk diskusi tidak bisa hadir. Jika urusan debat (dengan tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo) sudah diatur jadwalnya oleh promotor ProDEM,” tutupnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya