Berita

Pengamat Hubungan Internasional, Badrus Sholeh/Repro

Dunia

Pengamat HI: Pandemik Covid-19 Jadi Kesempatan Bagi ISIS Tebar 'Virus' Terorisme

RABU, 10 JUNI 2020 | 20:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik Covid-19 membuat hampir semua negara fokus pada sistem kesehatan hingga ekonominya masing-masing. Prioritas keamanan lain seperti perang melawan terorisme menjadi dikesampingkan.

Situasi tersebut dikatakan oleh pengamat ilmu hubungan internasional, Badrus Sholeh, menjadi kesempatan bagi ISIS untuk menebarkan pengaruh. Buruknya, pengaruh tersebut banyak disebarkan di kawasan Asia Tenggara.

"Sejak Januari, ISIS mulai mengembangkan kapasitasnya, bukan hanya di Timur Tengah dan Afrika, tapi juga Asia Tenggara," ujar Badrus dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh lembaga think tank Singapura, AI IDSC, pada Rabu (10/6).


"Mereka aktif merekrut anggota baru, melakukan latihan bersama di Sulu, Filipina, dan juga di Poso, Sulawesi," sambungnya.

Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah tersebut menjelaskan, ISIS bukan hanya memperbesar pengaruhnya, namun juga memperkuat kemampuan militer dan mengembangkan ekonomi dan komunitasnya.

"Ini (pandemik Covid-19) adalah kesempatan bagi anggota ISIS untuk lebih kuat, khususnya setelah banyak negara yang memfokuskan diri pada pandemik," papar Badrus sembari membenarkan bahwa terorisme juga menjadi pandemik dalam masyarakat dunia.

Saat pandemik Covid-19, Badrus menjelaskan, hampir semua negara di hadapkan dengan masalah ekonomi seperti meningkatnya pengangguran dan kemiskinan. Isu-isu tersebut dijadikan ISIS sebagai narasi untuk merekrut anggota.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya