Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Soal Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat, Menlu Retno Kirim Surat Ke 30 Negara Kunci

RABU, 10 JUNI 2020 | 13:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia, seperti yang berulang kali disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, mengecam rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Teuku Faizasyah mengatakan, rencana tersebut ilegal dan bertentangan dengan berbagai resolusi PBB dan hukum internasional.

"Rencana tersebut juga mengancam stabilitas dan keamanan kawasan serta semakin menjauhkan penyelesaikan konflik berdasarkan solusi dua negara," sambungnya dalam briefing media mingguan pada Rabu (10/6).


Terkait dengan respons Indonesia, Direktur Timur Tengah Kemlu, Achmad Rizal Purnama mengungkapkan, isu Palestina menjadi isu prioritas dalam agenda politik luar negeri RI.

Retno bahkan sudah menulis surat kepada lebih dari 30 negara yang merupakan key countries atau negara kunci untuk membberikan perhatian yang cukup terkait isu Palestina.

"Di sisi lain, Ibu Menlu juga mengajak negara-negara tersebut bersama-sama mencegah agar (rencana aneksasi) tidak terjadi," papar Rizal dalam kesempatan yang sama.

"Dan apabila rencana ini betul terus dilaksanakan, bagaimana dunia meresponsnya sehingga mimpi bangsa Palestina untuk tetap mendapatkan hak-haknya akan terealisasi," tambahnya.

Hasilnya, Rizal mengatakan, sudah ada 5 hingga 6 negara yang memberikan respons, baik melalui surat maupun telepon.

Mereka, dikatakan Rizal, mengakui kepemimpinan Indonesia terkait isu Palestina dan berjanji untuk mencegah rencana aneksasi Tepi Barat terjadi.

Selain itu, Rizal juga menyebut, Retno akan membahas isu Palestina dalam OIC Extrardinary Miniterial Meeting pada sore nanti.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya