Berita

16 organisasi profesi kesehatan/Net

Kesehatan

Dituduh Cari Untung Dari Corona, 16 Organisasi Profesi Kesehatan Buat Pernyataan Sikap

RABU, 10 JUNI 2020 | 12:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beredar berita di media sosial mengenai tuduhan kepada organisasi profesi kesehatan yang disebutkan mencari untung dari penanganan pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Hal ini menuntut 16 organisasi profesi kesehatan angkat bicara dan menyatakan sikap.

Dalam siara pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, 16 organisasi profesi tersebut meliputi IDI, PDGI, Persi, PPNI, MHKI, IBI, Persakmi, Patelki, IFI, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Satgas COVID-19 Unhas, Paboi, Perdatin, PDPI dan Papdi.


Para tenaga kesehatan (Nakes) yang tergabung dalam 16 oraginasi tersebut menyatakan, berita yang beredar di media sosial adalah tidak benar.

Karena, para nakes terikat dengan sumpah profesi dan kode etik profesi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kejujuran dan profesionalisme.

"Semua berita tidak benar tersebut merupakan tindakan sewenang-wenang terhadap tenaga kesehatan," demikian bunyi poin ke-6 pernyataan itu.

Karena itu, organisasi-organisasi ini berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, sesuai dengan aturan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian virus corona yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

Namun begitu, dengan beredarnya tuduhan mencari untung terhadap nakes, maka 16 organisasi profesi kesehatan ini meminta pemerintah, TNI dan Polri untuk menjamin keamanan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas, baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di luar fasilitas.

Karena selain tuduhan, organisasi-organisasi kesehatan ini juga turut mendapatkan ujaran kebencian hingga ancaman dalam bentuk yang beragam.

"Apabila pernyataan sikap kami tidak diperhatikan dan diwujudkan dalam tindakan nyata, agar tidak terjadi benturan-benturan selanjutnya, maka kami menyerahkan tugas dan tanggung jawab kami kepada pemerintah," pungkas bunyi pernyataan sikap 16 profesi kesehatan itu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Dubes Iran Halalbihalal ke Kediaman Megawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:03

Idulfitri 1447 H, Cak Imin: Saatnya Saling Memaafkan dan Merawat Persaudaraan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:00

Prabowo Sebut Pemulihan Aceh Tamiang Nyaris Rampung

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:55

Megawati Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga dan Sahabat Terdekat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:40

Pesan Gibran di Idulfitri: Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:32

IEA Ajak Warga Dunia Kerja dari Rumah demi Redam Harga Energi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:49

Iran Klaim Kemenangan, Mojtaba Sebut Musuh Mulai Goyah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:20

Prabowo Halalbihalal dan Bagi Sembako ke Warga Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:58

Harga Minyak Turun Tipis ke Kisaran 109 Dolar AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:47

Pesan Idulfitri: Lima Pelajaran Ramadan untuk Kehidupan yang Lebih Bertakwa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:39

Selengkapnya