Berita

FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo/Net

Nusantara

PDIP Solo Tidak Berdaya "Lawan" Gibran, FX Hadi Rudyatmo Dkk Hanya Bisa Minta Bargaining

SELASA, 09 JUNI 2020 | 19:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengunduran diri petahana Achmad Purnomo dari perhelatan Pilkada Solo 2020 adalah bentuk kekecawaan atas keistimewaan Gibran Rakabuming Raka yang jadi pesaingnya untuk diusung PDI Perjuangan.

Kalaupun Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan, PDIP Solo menolak mundurnya bakal calon (Balon) Walikota Solo, Achmad Purnomo, tidak itu merubah apa-apa. Diyakini, putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran yang bakal mulus diusung PDIP.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, melihat, memang satu sisi PDIP Solo kecewa dengan sikap pusat. Namun disi lain, mereka ingin ada bargaining dengan menolak pengunduran diri Achmad Purnomo dari pencalonan.


"Mereka pasti kecewa dengan keputusan pusat yang bakal mengusung Gibran yang bukan siapa-siapa di partai. Gibran terlihat sangat disitimewakan. Tapi paling tidak, ada bargaininglah, tidak kosong. Bargainingnya nanti bisa macam-macam," ujar Ujang Komarudin kepada redaksi, Selasa (9/6).

Menurutnya, keputusan mengusung Gibran menjadi dilema terutama bagi PDIP di pusat. Pengkaderan yang selama ini dibanggakan PDIP, akan dengan sendirinya luntur.

"Gibran banyak menabrak aturan dan tradisi di PDIP. Ini akan membuat banyak kader yang kecewa," tutup Ujang Komarudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya