Berita

Ketua Harian Pengkab PBVSI Kudus, HM Ridwan/RMOLJateng

Olahraga

Tuntut Ketua KONI Kudus Mundur, 36 Pengkab Lakukan Mosi Tidak Percaya

SELASA, 09 JUNI 2020 | 10:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 36 dari 40 Pengkab olahraga yang bernaung di bawah KONI Kabupaten Kudus resmi meneken surat mosi tidak percaya atas kepemimpinan Antoni Alfin.

Puluhan Pengkab ini mendesak agar segera digelar Musorkablub untuk melengserkan Antoni sebagai Ketua KONI. Ketua Harian Pengkab PABBSI, Masud mengatakan, hingga kini hampir semua Pengkab sudah sepakat menuntut Antoni mundur dari jabatannya.

Praktis hanya tinggal empat Pengkab yang belum menandatangani mosi tidak percaya. Menurut Masud, keempat Pengkab itu sebenarnya juga setuju dengan langkah para koleganya, tapi mereka lebih memilih netral karena saat ini masih suasana pandemik Covid-19.


"Jadi soal mosi tidak percaya ini sudah mayoritas,” kata Masud, Senin (8/6), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Menurut Masud, surat mosi tidak percaya puluhan Pengkab tersebut nantinya akan segera dilayangkan, termasuk juga dikirim ke KONI Jateng. Diharapkan, KONI Jateng bisa segera memfasilitasi digelarnya Musorkablub untuk memilih Ketua KONI baru menggantikan Antoni.

Pengurus Pengkab PODSI, Ahmad Faisal mengungkapkan, alasan utama mosi tidak percaya adalah tidak adanya kecakapan dan figur kepemimpinan Antoni di bidang olahraga.

Selain itu, juga ada kesenjangan kucuran anggaran antara satu Pengkab dengan Pengkab lain yang berujung pada terbengkalainya pembinaan atlet.
"Juga tidak ada program pembinaan yang jelas terutama menghadapi Porprov," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Pengkab PBVSI, HM Ridwan menambahkan, Antoni tidak bisa memperjuangkan hak-hak atlet dan pelatih yang telah berhasil membawa harum nama Kudus.

Oleh karenanya, kata Ridwan, hampir semua Pengkab sepakat menyatakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan Antoni.

"Jika seluruh Pengkab sudah satu suara maka harus segera digelar Musorkablub untuk memilih Ketua KONI Kudus yang baru," tandas anggota DPRD Kudus ini.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya