Berita

Rapid tes massal BIN di Surabaya/Net

Nusantara

Jadi Epicentrum Covid-19, Warga Surabaya Dukung Rapid Test Massal BIN

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 22:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara (BIN) melanjutkan rangkaian rapid test massal Covid-19 di Surabaya. Di hari ke-10, BIN kembali menyasar 2 lokasi di ibu kota Jawa Timur ini yang masuk dalam zona merah.

Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid Covid-19 yang digelar BIN di Surabaya mengungkapkan hasil data rapid test massal hari ini.

Untuk di lokasi pertama di kantor Kecamatan Kenjeran, Surabaya, 720 orang telah mengikuti rapid test masal yang digelar oleh BIN. Dari jumlah itu, 52 orang menunjukan hasil reaktif.


"67 orang mengikuti swab atau PCR test sebagai tindak lanjut hasil reaktif dengan 15 orang merupakan tambahan rujukan dari Puskesmas setempat," ucap Wulan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/6).

Sedangkan di lokasi kedua di Jalan Patimura, Kecamatan Sukomanunggal, BIN telah melakukan test terhadap 795 orang. Dari jumlah itu, 71 orang menunjukkan hasil reaktif.

Sementara yang melakukan swab test berjumlah 74 orang dengan 2 orang pasien rujukan dari Puskesmas setempat.

Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi menyambut baik rapid test massal Covid-19 secara maraton yang digelar oleh BIN. Menurutnya, rapid test ini memang sangat ditunggu masyarakat untuk mengetahui kesehatan masing-masing.

"Rapid Test ini memang sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Surabaya yang menjadi salah satu epicentrum di Jawa Timur. Rapid Test ini sekaligus memberikan kenyamanan kepada kami," ucap Syamsi.

Sementara itu, Lakoli, selaku Camat Sukomanunggal berterima kasih kepada BIN atas rapid test yang digelar di wilayahnya.

"Alhamdulilah ini sangat membantu. Kami juga sangat menjunjung tinggi protokol kesehatan dalam pelaksanaan rapid test ini," ujarnya.

Kegiatan Rapid Test ini merupakan arahan dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Satgas lawan Covid-19 BIN membawa langsung mobil laboratorium, ambulance dan peralatan pendukung lainnya di Kota Surabaya dan sekitarnya. Mobil laboratorium ini, merupakan satu dari lima mobil laboratorium biosafety level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

Dalam rapid test ini, BIN menyiapkan 3.000 alat rapid test per hari beserta 2 mobil lab untuk test PCR atau swab test setiap harinya. Mobil lab dari BIN dapat mengambil 300 sampel per harinya dengan hasil diketahui hanya dalam 2,5 jam.

Sebelumnya, BIN telah menggelar rapid test massal Covid-19 di sejumlah titik di Surabaya. Selain menggelar rapid test, BIN juga memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya